Cegah PMK, Maret Ini Target 1.650 Dosis Vaksin
etugas Dinpertan saat vaksinasi ke wilayah, Februari lalu.-Dinpertan Purbalingga untuk Radarmas-
PURBALINGGA, RADARBANYUMAS.CO.ID - Hingga akhir Februari 2025, Dinas Pertanian Kabupaten (Dinpertan) Purbalingga menyatakan tidak ada lagi kasus baru Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada sapi. Namun untuk langkah pencegahan, Maret 2025 ini ditargetkan sebanyak 1.650 dosis vaksin se Kabupaten Purbalingga.
Kepala Dinpertan Kabupaten Purbalingga, Revon Haprindiat, Kamis 6 Maret 2025 mengungkapkan, vaksinasi periode pertama/Januari 2025 target 2.550 dosis, terealisasi 2.546 dosis. Lalu periode Februari/kedua target 2.300 dosis.
"Maret ini 1.650.dosis vaksinasi dan masih terus jalan. Tidak ada penambahan kasus PMK di Purbalingga. Kasus lama sudah sehat semua," ungkap Revon didampingi Kabid Perlindungan Tanaman, drh Edy Setyanta.
Lebih lanjut dikatakan, tidak hanya vaksin pada sapi. Namun ada kerbau dan kambing. Namun paling dominan pada sapi.
BACA JUGA:Tak Ada Penambahan Kasus PMK, Vaksinasi Masih Berjalan
BACA JUGA:Cegah PMK, Dinpertan Purbalingga Habiskan 1.538 Dosis Vaksin
"Kami merambah ke puluhan desa di puluhan kecamatan. Harapannya bisa meminimalkan dan mencegah penyebaran PMK, terutama pada sapi," tambahnya.
Sebelumnya, pada Januari ada 80 ekor sapi masuk kategori rawan PMK. Dengan vaksin yang ada dan pengobatan, semua sembuh. Meski begitu, petugas terus melakukan pengawasan ketat terhadap hewan ternak yang berpotensi terjangkit PMK. Pertimbangannya karena belum semua hewan ternak, mendapatkan vaksinasi.
"Paling tidak dengan masifnya vaksin, akan mampu mencegah penyebaran PMK di Kabupaten Purbalingga," katanya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

