Banner v.2

Arus Mudik 2026 di Kebumen Diprediksi Turun 1,5 Persen

Arus Mudik 2026 di Kebumen Diprediksi Turun 1,5 Persen

Kepala Seksi Angkutan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Perhubungan Kabupaten Kebumen, Sholikhin--

KEBUMEN - Arus mudik Lebaran tahun 2026 diperkirakan mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan tersebut diprediksi sekitar 1,5 persen.

Kepala Seksi Angkutan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Perhubungan Kabupaten Kebumen, Sholikhin mengatakan kondisi tersebut dipengaruhi oleh pelaksanaan mudik yang berdekatan dengan libur Nataru kemarin. 

“Perkiraan kami arus mudik tahun ini cenderung turun sekitar 1,5 persen dibanding tahun lalu. Hal ini karena waktunya cukup berdekatan dengan libur panjang Natal dan Tahun Baru, sehingga sebagian masyarakat sudah mudik lebih dulu pada momen tersebut,” jelas Sholikhin. Jum'at (6/3/2026)

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil rapat dan survei pada tahun 2025 lalu, jumlah pemudik secara nasional semula diprediksi mencapai sekitar 146 juta orang. Namun pada realisasinya, jumlah pemudik di lapangan justru lebih tinggi dan mencapai sekitar 154 juta orang.

BACA JUGA:Polemik Status Lahan Satlantas Kebumen, Klaim Datang Dari 2 Pihak`

BACA JUGA:Disperkimhub Kebumen Petakan Titik Macet Arus Mudik Lebaran, Perlintasan KA dan Pasar Jadi Sorotan

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pergerakan masyarakat saat musim mudik seringkali melampaui hasil survei. Faktor kebutuhan berkumpul bersama keluarga saat Hari Raya menjadi salah satu penyebab tingginya mobilitas masyarakat.

Sementara untuk tahun 2026, jumlah pemudik diperkirakan berada di angka sekitar 143 juta orang. Angka tersebut mengalami penurunan sekitar 1,5 persen dibandingkan prediksi tahun sebelumnya.

Meski demikian, pihaknya menilai angka realisasi di lapangan berpotensi lebih tinggi dari hasil survei. Hal itu berkaca pada pengalaman tahun sebelumnya, di mana jumlah pemudik yang terjadi secara nyata melampaui angka prediksi awal yang telah disusun.

“Untuk tahun ini prediksinya sekitar 143 juta pemudik. Tetapi kemungkinan realisasinya bisa lebih tinggi, seperti yang terjadi pada tahun lalu di mana kondisi di lapangan melampaui hasil survei yang telah diperkirakan sebelumnya,” pungkasnya. (Sel)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: