Banner v.2

Tebing dan Jalan Amblas di Cimanggu Cilacap Dinormalisasi

Tebing dan Jalan Amblas di Cimanggu Cilacap Dinormalisasi

Forkompimcam Cimanggu melakukan peninjauan lapangan normalisasi tebing amblas di Desa Kutabima.-Agus Priharso untuk Radarmas-

CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - Penanganan jalan kabupaten yang amblas akibat pergerakan tanah di Dusun Dukuh Sawah, Desa Kutabima, Kecamatan Cimanggu, terus dilakukan.

Hingga Jumat (6/3/2026), progres normalisasi tebing dan perbaikan jalan dilaporkan telah mencapai sekitar 50 persen.

Camat Cimanggu, Agus Priharso mengatakan, penanganan dilakukan menggunakan alat berat untuk memangkas tebing yang curam dan menata kembali material tanah di sekitar lokasi longsor.

"Pekerjaan sudah berjalan sekitar empat hari dan saat ini progresnya kurang lebih sudah 50 persen," kata Agus saat dikonfirmasi, Jumat (6/3/2026).

BACA JUGA:Turap Sepanjang 25 Meter di Desa Cisalak Longsor, Jalan Desa Tertutup Material

Ia menjelaskan, pemangkasan tebing dilakukan untuk mengurangi tingkat kemiringan tebing agar tidak mudah longsor. Material hasil pemangkasan kemudian dimanfaatkan untuk mengurug jurang di sisi jalan.

"Langkah itu dilakukan untuk mengurangi laju pergerakan tanah serta meminimalkan potensi longsor yang dapat menutup badan jalan," lanjutnya. 

Selama proses penanganan berlangsung, akses jalan sementara dialihkan melalui jalur lingkar Kowari - Cirumawai - Copongaok melalui wilayah Cibatu.

Menurut Agus, proses penanganan sempat terkendala cuaca karena hampir setiap sore turun hujan sehingga tanah menjadi basah dan memperlambat kerja alat berat.

BACA JUGA:Hati-Hati Saat Mudik Lebaran Lewat Jalur Selatan Cilacap, Sejumah Titik Rawan Longsor

"Kalau cuaca mendukung, targetnya pekerjaan bisa selesai sekitar dua minggu. Harapannya sebelum H-7 Lebaran jalan sudah bisa dilalui kembali oleh masyarakat," jelasnya. 

Sebelumnya, pergerakan tanah di lokasi tersebut juga menyebabkan turap penguat tebing milik warga longsor dan menimpa bagian atap rumah di bawahnya.

Selain itu, material longsor sempat menutup seluruh badan jalan sehingga tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: