Banner v.2

Datangi Pemkab, Koordinator PKL Pasar Ajibarang: Hadapi Bulan Ramadan, Sangat Mengharapkan Bisa Berdagang

Datangi Pemkab, Koordinator PKL Pasar Ajibarang: Hadapi Bulan Ramadan, Sangat Mengharapkan Bisa Berdagang

PURWOKERTO - Koordinator PKL PAsar Ajibarang, Waryanto mengatakan, ratusan Pedagang Kaki Lima (PKL) Pasar Ajibarang mendatangi Pemkab Banyumas, Senin (14/3) menggelar audiensi. PKL Pasar Ajibarang ke Pendopo si Panji Pemkab Banyumas dilakukan lantaran belum siapnya relokasi PKL yang direncanakan oleh Dinas pada tahun ini. Hal ini dikarenakan karena belum ada tempat yang memadai dan PKL masih memegang surat hasil kesepakatan antara Paguyuban PKL dengan Wakil Bupati Banyumas dan Kabid Pasar. Selain itu, PKL sengaja datang untuk beraudiensi terkait rencana relokasi mereka di kawasan Pasar Ajibarang. Selain itu ia melanjutkan, untuk menghadapi bulan Ramadan, PKL sangat mengharapkan masih bisanya berdagang di jalur hijau dan di depan toko. "Karena keuntungan dagang yang cukup baik ada di bulan ramadhan atau pada saat sebelum lebaran," katanya. Sampai pagi, saat ini, pedagang yang sudah berkumpul di Pendopo Sipanji belum ditemui perwakilan dari pihak terkait. Dari pantauan radarbanyumas.co.id, mereka datang menggunakan delapan bus. Sejumlah orang saat ini juga tengah menunggu audiensi di Pendopo Sipanji. Waryanto mengatakan, PKL masih memegang surat hasil kesepakatan antara Paguyuban PKL dengan Wakil Bupati Banyumas dan Kabid Pasar. "Surat kesepakatan itu isinya "PKL masih bisa menempati jalur hijau ketika tempat yang baru belum disediakan oleh dinas," katanya. Sementara menurutnya, pedagang PKL yang sudah sekira sembilan tahun menempati tempat saat ini, harus dipindah ke lorong. "Kalau ke lorong malah nanti mengganggu lalu lintas yang lalu lalang ke pasar. Pasalnya saat ini ada sekitar 200 an PKL," katanya. https://radarbanyumas.co.id/ratusan-pkl-pasar-ajibarang-datangi-kantor-pemkab-banyumas-sebut-rencana-relokasi-belum-siap/ Selain itu ia melanjutkan, untuk menghadapi bulan Ramadhan, PKL sangat mengharapkan masih bisanya berdagang di jalur hijau dan di depan toko. (ali/tg)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: