Banner v.2

Truk Muatan Combine Guling Terguling di Banyumas, Dua Orang Meninggal

Truk Muatan Combine Guling Terguling di Banyumas, Dua Orang Meninggal

Polisi melakukan olah tkp peristiwa kecelakaan truk di Banyumas, Selasa (17/2).-SATLANTAS POLRESTA BANYUMAS UNTUK RADARMAS-

Kondisi truk muatan mesin combine yang mengalami kecelakaan tunggal di ruas Kemranjen–Tanggeran, Desa Alasmalang, Selasa (17/2). Dua korban meninggal dunia. -FIJRI RAHMAWATI/RADARMAS-

BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID – Kecelakaan tunggal terjadi di jalan kabupaten ruas Kemranjen–Tanggeran, tepatnya di Desa Alasmalang, Kecamatan Kemranjen, Selasa (17/2) sekitar pukul 06.30 WIB. Sebuah truk bermuatan mesin combine atau alat perontok padi terguling dan menutup hampir seluruh badan jalan.

Warga setempat, Waryoto, menuturkan saat kejadian dirinya baru saja membantu mengevakuasi mobil box bermuatan bahan baku sambal dengan tonase sekitar delapan ton yang tidak kuat menanjak dan mundur. Tak lama setelah proses evakuasi selesai, terdengar suara benturan keras dari arah atas jalan.

“Saya tidak melihat langsung kejadiannya, hanya mendengar suara keras sekali. Lalu saya langsung menuju lokasi. Korbannya ada lima orang laki-laki. Satu orang meninggal dunia di lokasi,” jelasnya.

Truk bernomor polisi K 1479 KO melaju dari arah utara ke selatan dengan membawa mesin combine. Dua korban sempat terjepit di bawah kendaraan dalam kondisi terluka dan berdarah. Waryoto mengaku turut mengamankan tiga ponsel dan satu tas milik korban dari lokasi kejadian.

BACA JUGA:564 Kecelakaan Terjadi Sepanjang 2025, Pelajar Menyumbang 20 Persen Kasus di Purbalingga

Situasi sempat mencekam. Penumpang kendaraan di belakang truk histeris melihat kondisi kendaraan yang ringsek serta korban yang meninggal dan luka-luka. Warga lainnya, Habil Islami Mar’i, membantu mengantar korban ke rumah sakit dan membawa telepon seluler korban.

“Handphone masih dalam kondisi Google Maps menyala, menunjukkan arah supaya kendaraan putar balik,” katanya.

Akibat kecelakaan tersebut, arus lalu lintas di ruas Kemranjen–Tanggeran lumpuh total. Truk dan mesin perontok padi menutup hampir seluruh badan jalan, ditambah solar yang tumpah di lokasi kejadian. Kendaraan terpaksa dialihkan sambil menunggu proses evakuasi.

Kanit Gakkum Polresta Banyumas, Iptu Metri Zul Utami, menerangkan kecelakaan diduga akibat rem blong. Tercatat lima korban, satu korban berinisial SH (26) meninggal dunia di tempat kejadian, dan satu korban WN (36) meninggal dunia di rumah sakit.

BACA JUGA:Motor Diduga Milik Geng Motor Dipreteli Warga di Banyumas, Pasca Kecelakaan Maut di Sokaraja

Tiga korban lainnya yakni pengemudi RR (36), penumpang SR (30), dan WN (36) dalam kondisi sadar namun mengalami luka-luka.

“Kerugian material ditaksir sekitar Rp20 juta. Saat ini kami masih melakukan proses penyelidikan lebih lanjut,” terang Iptu Metri.

Ia mengimbau masyarakat agar selalu memastikan kondisi kendaraan, terutama sistem pengereman, sebelum digunakan serta mematuhi rambu lalu lintas demi keselamatan bersama. ***

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait