Banner v.2

Lansia Kebasen Banyumas Diikat dan Diancam Celurit, Uang dan Perhiasan Digondol Perampok

Lansia Kebasen Banyumas Diikat dan Diancam Celurit, Uang dan Perhiasan Digondol Perampok

Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) peristiwa perampokan di Kebasen, Minggu (15/2).-POLRESTA BANYUMAS UNTUK RADARMAS-

BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID – Aksi perampokan menyasar seorang warga lanjut usia di Desa Karangsari, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas, Minggu (15/2) dini hari. Peristiwa tersebut terjadi saat sebagian besar warga tengah terlelap dan kini tengah ditangani kepolisian.

Korban diketahui bernama Parsiti (66), seorang petani setempat. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian berlangsung sekitar pukul 00.05 WIB. Korban terbangun setelah mendengar suara mencurigakan dari arah ruang tamu rumahnya.

Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus Silalahi, S.H., S.I.K., M.H., menjelaskan dua orang pelaku diduga sudah berada di dalam rumah ketika korban keluar dari kamar untuk memeriksa keadaan.

“Saat korban keluar kamar, dua pelaku yang sudah berada di dalam rumah langsung melakukan penganiayaan, mengikat tangan korban menggunakan lakban, serta mengancam menggunakan senjata tajam jenis celurit,” jelasnya.

BACA JUGA:Berkas Lengkap, Dua Tersangka Perampokan BPRS Buana Mitra Perwira Dilimpahkan Kepada Kejari

Tak hanya Parsiti, anak korban yang terbangun karena mendengar kegaduhan juga menjadi sasaran. Ia turut diikat dan diancam oleh pelaku agar tidak melakukan perlawanan.

Dalam aksinya, kedua pelaku membawa kabur uang tunai sebesar Rp7.350.000, sejumlah perhiasan emas yang masih dalam proses pendataan, serta tiga kartu ATM milik anggota keluarga berikut nomor PIN-nya.

Setelah pelaku melarikan diri, korban bersama anaknya berhasil melepaskan ikatan sekitar pukul 00.45 WIB. Mereka kemudian meminta pertolongan kepada anggota keluarga yang tinggal di belakang rumah sebelum melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat desa dan pihak kepolisian.

Laporan resmi diterima petugas sekitar pukul 02.00 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Reskrim bersama SPKT Polsek Kebasen langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memintai keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan Unit Inafis dan Tim Resmob guna melakukan pendalaman.

BACA JUGA:Rampok Sekap Satu Keluarga di Kotayasa Banyumas, Empat Pelaku Gasak Uang dan Emas

“Saat ini kami terus mengintensifkan pengumpulan keterangan dari pelapor maupun para saksi, sekaligus memburu keberadaan terduga pelaku,” tegas Kombes Pol Petrus Silalahi.

Sebagai langkah antisipasi, jajaran Polresta Banyumas meningkatkan intensitas patroli pada jam-jam rawan, khususnya di kawasan permukiman, pertokoan, dan pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

Polisi juga mengimbau warga untuk mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (satkamling) serta memastikan pintu dan pagar rumah dalam kondisi terkunci saat beristirahat maupun bepergian guna mencegah tindak kriminal serupa.

Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap pelaku dan memastikan situasi keamanan di wilayah tersebut tetap kondusif. ***

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait