Truk Tronton Terguling di Ruas Jalan Utama Ajibarang-Wangon
WANGON-Diduga sopir mengantuk, truk tronton nopol Z 9773 HB bermuatan ratusan dus keramik dengan berat 26 ton, terguling masuk sawah di ruas jalan utama Ajibarang-Wangon, Rabu (11/10) pukul 04.30. Truk dari arah Ajibarang yang dikemudikan oleh Ahmad Furkon (38) warga Cipicung RT 5 RW 8 Tugujaya Cihideung Tasikmalaya, oleng kanan setelah sopir hilang kendali dan menabrak pembatas jalan, lalu terguling.
Tidak ada korban jiwa, namun kerugian mencapai jutaan rupiah. Sopir truk, Ahmad Furkon menjelaskan, keramik yang diangkut dari Cikarang akan diantar ke Solo. Namun sampai di lokasi kejadian di jalan menikung, dia u hilang kendali karena mengantuk dan kendaraan oleng kanan.
"Saya kaget setelah kendaraan oleng kanan, tapi tidak bisa saya kendalikan yang akhirnya truk masuk ke sawah. Sebelumnya menabrak pembatas jalan dan masuk ke sawah yang berada tiga meter di tepi bawah jalan,"jelasnya.
Usai kejadian, dia hanya mengalami luka lecet dan pegal. Sementara kernet truk yang sebelum kejadian tertidur, juga selamat. Namun kondisi truk terbalik berada di sawah dan posisinya di bawah tepi jalan. Akibatnya muatan keramik banyak yang pecah karena bak terbalik.
"Posisi truk terbalik dengan roda di bagian atas dan keramik tertindih, sehingga untuk kerusakan belum bisa diketahui dan kerugian belum dihitung. Tetapi saya dan kernet selamat walaupun kondisi truk dan muatan rusak,"ujarnya.
Saat evakuasi, truk dan muatan keramik harus dibongkar terlebih dahulu. Namun pembongkaran keramik dari bak truk mengalami kendala karena posisi truk yang terbalik.
"Muatan harus dikeluarkan dulu baru truk dievakuasi. Yang jelas membutuhkan waktu lama untuk membongkar muatan. Kalau dipaksakan akan beresiko pada kerusakan muatan keramik yang lebuh banyak,"ungkapnya.
Anggota Polsek dan Poslantas Wangon langsung ke lokasi kejadian. Selain untuk mengamankan lokasi, polisi mengatur lalu-lintas karena banyak pengguna jalan yang berhenti untuk melihat dari dekat truk tersebut walaupun truk berada di sawah.
Petugas Poslantas Wangon, Triyono mengatakan, untuk sementara penyebab kecelakaan akibat sopir mengantuk sehingga hilang kendali. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tunggal tersebut, namun proses evakuasi truk membutuhkan waktu lama.
"Sopir dan kernet selamat dan saat kejadian lalu lintas sepi sehingga dari arah depan atau belakang truk tidak ada kendaraan yang ikut terlibat kecelakaan. Kecelakaan ini dalam penanganan pihak Poslantas Wangon,"jelasnya. (gus)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
