Kita juga dapat melatih komunikasi mereka dengan membaca bacaan bersama mereka agar mereka memiliki banyak kosakata, serta agar mereka mampu memahami bunyi dari setiap kata. Hal-hal tersebut dapat dilakukan untuk membantu agar ia terbiasa mengekspresikan diri.
4. Memberikan Motivasi
Saat sedang mendidik anak tunarungu, kita juga harus memberikan motivasi kepada anak mereka dengan berbagai cara, misal melalui ujian secara lisan maupun lewat gerak tubuh seperti mengacungkan jempol, memberikan tepuk tangan, dan lain-lain. Kita juga bisa memotivasi mereka dengan memberikan reward untuk hal-hal yang telah mereka lakukan.
Reward tidak harus selalu hadiah yang besar, bisa juga dengan memberikan stiker bintang atau smile pada mereka. Wujud motivasi lainnya yaitu berupa dukungan kepada mereka untuk hal-hal yang ingin mereka lakukan selama hal itu itu adalah kegiatan yang positif.
Pada hakikatnya mendidik anak tunarungu hampir sama dengan mendidik anak normal pada umumnya, yang memang membutuhkan kesabaran lebih besar dan usaha yang lebih keras. Namun sejatinya mereka dan seluruh anak berkebutuhan khusus lainnya adalah anak-anak manis yang perlu ditopang dengan kasih agar mereka mampu untuk menegakkan kepala pada dunia dan melukiskan senyum indah di wajah mereka. (fah)