BACA JUGA:Simak 10 Faktor Pengajuan Pinjaman KUR Ditolak
BACA JUGA:Tips Agar Pengajuan KUR Auto Cair!
3. Pisahkan Keuangan Pribadi dan Usaha
Memisahkan keuangan pribadi dengan usaha akan jadi salah satu sebab lolosnya survei KUR karena akan dinilai lebih profesional dan bisa mengelola arus kas dengan baik.
Pada tahap ini, Bank penyalur akan menganalisis riwayat transaksi dan kredit dari sebuah usaha peminjam.
4. Pastikan Syarat Dokumen Lengkap
Dokumen persyaratan menjadi hal yang begitu vital dalam proses survei KUR karena menjadi bagian dari validasi nasabah. Beberapa dokumen yang wajib dilengkapi antara lain:
- Dokumen pribadi; KK, KTP, akta nikah, akta pendirian dan perubahan, dan lainnya.
- Dokumen perizinan usaha; NPWP, SIUP, TDP, dan perizinan lainnya.
- Dokumen agunan (jaminan).
- Dokumen keuangan milik usaha.
BACA JUGA:Pegadaian KUR Syariah, Solusi Keuangan Berbasis Syariah
BACA JUGA:Penjelasan Lengkap KUR BRI, Pengertian, Jenis, Syarat, dan Cara Mengajukannya!
5. Merambah Platform e-Commerce
Usaha kalian yang didaftarkan ke platform e-Commerce akan lebih dilirik oleh pihak Bank pada proses survei karena menandakan sebuah usaha yang serius dan profit.
Misalnya kalian bisa masuk dalam marketing dari Tokopedia, Shopee, Bukalapak, hingga yang kini sedang viral yaitu TikTok Shop.
Untuk mendaftar ke platform tersebut kalian akan diminta dokumen yang sangat valid, sehingga Bank pun turut yakin jika nasabahnya berhasil mendaftar pada marketplace tersebut.
6. Menjaga Rekam Jejak Rekening
Bagi kalian yang hendak mengajukan KUR, maka harus menjaga rekam jejak rekening karena kredibilitas debitur sangat mempengaruhi keputusan Bank nantinya.
Terutama mengenai riwayat pinjaman kredit baik di lembaga keuangan maupun non bank. Pihak Bank akan mengecek rekening kalian melalui BI Checking.