Antrean Panjang di Layanan Farmasi RSUD Cilacap Dikeluhkan
Ruang tunggu layanan rawat jalan di RSUD Cilacap. Pasein terlihat tampak menunggu giliran untuk menjalani pemeriksaan.-JULIUS/RADARMAS-
CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - Antrean panjang di layanan farmasi RSUD Cilacap menjadi sorotan. Sejumlah warga mengeluhkan lamanya waktu tunggu saat mengambil obat, usai menjalani pemeriksaan kesehatan di rumah sakit tersebut.
Menanggapi hal itu Plt. Direktur RSUD Cilacap, dr. Kelly Kuswidi Yanto, mengatakan pihaknya telah menerima aduan masyarakat dan segera menyiapkan langkah perbaikan.
"Kami sudah menerima masukan terkait antrean di farmasi. Ini menjadi bahan evaluasi internal kami untuk memperbaiki sistem pelayanan agar lebih efektif dan nyaman bagi pasien," ujar dr. Kelly, Rabu (11/2/2026).
Menurutnya, evaluasi akan difokuskan pada alur pelayanan farmasi, termasuk manajemen antrean dan distribusi obat, sehingga waktu tunggu pasien dapat ditekan.
BACA JUGA:RSUD Cilacap Evaluasi Kebijakan dan Layanan Kepada Masyarakat
Selain melakukan pembenahan sistem, RSUD Cilacap sebenarnya sudah memiliki inovasi layanan bernama Hanoman (Hantar Obat Tanpa Antrean). Melalui layanan ini, pasien yang telah selesai pemeriksaan di poli tidak perlu menunggu obat di farmasi.
"Dengan Hanoman, pasien bisa langsung pulang setelah pemeriksaan. Obat nantinya kami antar sampai ke rumah pasien," jelasnya.
Layanan tersebut diharapkan menjadi solusi untuk mengurai kepadatan antrean di farmasi, sekaligus memberikan kenyamanan bagi pasien, terutama mereka yang dalam kondisi kurang sehat dan tidak memungkinkan menunggu lama.
Pihak RSUD Cilacap juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan Hanoman sebagai alternatif pengambilan obat tanpa harus mengantre di rumah sakit.
"Nanti masyarakat setelah melakukan perawatan bisa berkoordinasi untuk menggunakan layanan inivasi Hanoman tersebut," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

