Banner v.2

Wilayah Kota Cilacap Jadi Lokus DBD dan Chikungunya

Wilayah Kota Cilacap Jadi Lokus DBD dan Chikungunya

Pelaksanaan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk di Kelurahan Sidakaya Kecamatan Cilacap Selatan.-JULIUS/RADARMAS-

CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - Wilayah perkotaan di Kabupaten Cilacap menjadi lokasi khusus (lokus) penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) dan chikungunya. Hal ini menyusul banyaknya temuan kasus yang terkonsentrasi di area kota.

 Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap, Hasanuddin mengatakan, sebagian besar kasus ditemukan di wilayah perkotaan. Selain persoalan drainase, faktor cuaca juga dinilai menjadi pemicu meningkatnya kasus.

"Wilayah kota menjadi lokus karena sebagian besar kasus ditemukan di area ini. Selain drainase, faktor cuaca juga sangat memengaruhi," ujarnya, Selasa (10/2/2026).

Ia menyebut, sejak menerima laporan kasus, pihaknya langsung menindaklanjuti dengan menggerakkan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara serentak di masing-masing UPTD.

BACA JUGA:Warga di Cilacap Selatan Diduga Terserang Chikungunya

Data Dinas Kesehatan mencatat, kasus DBD di Kabupaten Cilacap mencapai 24 kasus. Sementara chikungunya tercatat sebanyak 186 kasus. Hingga saat ini belum ada laporan tambahan kasus baru.

Sementara itu Camat Cilacap Selatan, Agus Santoso mengatakan, pihaknya langsung memerintahkan kelurahan terdampak untuk melaksanakan kegiatan PSN.

"Kegiatan PSN kami lakukan serentak di masing-masing kelurahan yang terdampak," katanya.

Upaya ini diharapkan dapat menekan penyebaran penyakit yang ditularkan melalui nyamuk tersebut, terutama di wilayah perkotaan yang menjadi lokus temuan kasus.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: