Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus mengedukasi masyarakat untuk semakin waspada terhadap berbagai modus penipuan digital, khususnya melalui tautan atau link palsu (phishing) yang kian marak.
Transformasi digital di sektor keuangan yang semakin pesat membawa kemudahan bagi masyarakat, namun di sisi lain juga diiringi dengan meningkatnya risiko kejahatan siber. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Indonesia Anti Scam Centre (IASC) mencatat hingga 26 Februari 2026 telah menerima 477.600 laporan penipuan di sektor jasa keuangan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 243.323 laporan disampaikan melalui Pelaku Usaha Sektor Keuangan (PUSK), sementara 234.277 laporan lainnya dilaporkan langsung oleh korban ke sistem IASC. BRI mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai modus website tiruan yang seolah-olah merupakan situs resmi perusahaan. Modus ini merupakan bagian dari bahaya phishing yang dapat mengelabui nasabah untuk memasukkan data pribadi. Oleh karena itu, nasabah diimbau untuk selalu memeriksa kembali alamat situs (URL) resmi sebelum mengakses layanan digital guna menghindari ancaman phishing melalui website palsu. Direktur IT BRI Saladin D Effendi menyampaikan bahwa salah satu modus yang paling sering digunakan pelaku adalah penyebaran link palsu melalui pesan singkat, email, maupun aplikasi percakapan. Tautan tersebut biasanya menyerupai tampilan resmi dan bertujuan mencuri data sensitif seperti user ID, PIN, password , hingga kode OTP melalui teknik social engineering . “BRI mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada tautan yang mencurigakan. Pastikan selalu mengakses layanan melalui kanal resmi BRI dan tidak pernah membagikan data pribadi kepada pihak manapun,” ujarnya. Sebagai langkah pencegahan, BRI mengajak masyarakat untuk hanya menggunakan dan mengakses layanan melalui kanal resmi perseroan, antara lain: Website resmi BRI: https://bri.co.id Aplikasi mobile banking BRImo Internet Banking BRI ( https://ib.bri.co.id ) Kantor cabang BRI di seluruh Indonesia Contact Center BRI 1500017 Akun media sosial resmi BRI yang telah terverifikasi BRI menegaskan bahwa perseroan tidak pernah meminta data sensitif nasabah seperti PIN , password , maupun kode OTP melalui tautan ataupun pihak yang tidak resmi. Selain itu, apabila nasabah menemukan indikasi tindakan social engineering atau aktivitas mencurigakan yang mengatasnamakan BRI, nasabah diimbau untuk segera menghubungi Contact Center BRI di 1500017 guna mendapatkan penanganan lebih lanjut. Sebagai langkah sederhana, masyarakat diimbau untuk selalu menerapkan prinsip “ Think Before Click” , yaitu memastikan keamanan tautan sebelum mengaksesnya serta melakukan verifikasi informasi melalui kanal resmi. Melalui edukasi yang berkelanjutan, BRI berharap masyarakat semakin sadar dan tanggap terhadap berbagai modus kejahatan digital, sehingga dapat bersama-sama menciptakan ekosistem keuangan digital yang aman, nyaman, dan terpercaya. (*)Waspada Penipuan, BRI Imbau Masyarakat Waspada Kenali Modus Link Palsu
Selasa 31-03-2026,15:24 WIB
Reporter : Puput Nursetyo
Editor : Puput Nursetyo
Kategori :
Terkait
Jumat 24-04-2026,14:42 WIB
41 Naskah Kuno Banyumas Terdata, Dinarpusda Genjot Pelestarian dan Digitalisasi
Kamis 09-04-2026,16:34 WIB
LinkUMKM BRI Dorong Perempuan Pengusaha Fesyen Naik Kelas, Olah Wastra Nusantara Jadi Busana Modern
Kamis 09-04-2026,15:31 WIB
BRI Jadi Merek Paling Bernilai di Indonesia dalam Daftar Global 500 2026 Versi Brand Finance
Rabu 08-04-2026,18:44 WIB
Ditopang Sinergi Holding Ultra Mikro, Siti Julaeha Sukses Kembangkan Usaha Sambil Mengurus Rumah Tangga
Terpopuler
Rabu 20-05-2026,12:20 WIB
Puluhan Driver Ojol Audiensi dengan Pemkab Cilacap, Ini Tuntutannya
Rabu 20-05-2026,11:06 WIB
Ojol Banyumas Mengeluh Tercekik Potongan, Empat Tuntutan Nasional Disuarakan dalam Aksi
Rabu 20-05-2026,12:36 WIB
Bus Sugeng Rahayu Tabrak Warung, Dua Meninggal, Sopir Diduga Kehilangan Kesadaran Saat Mengemudi
Rabu 20-05-2026,13:03 WIB
Warga Kesugihan Temukan Anak Kucing Hutan, Langsung Dievakuasi RKSDA Cilacap
Rabu 20-05-2026,10:47 WIB
Sore Dipasang Traffic Cone dan Larangan, Malam Hari PKL Masih Mangkal di Depan Taman Kota Usman Janatin
Terkini
Rabu 20-05-2026,17:07 WIB
Dandim Kebumen: Kendaraan KDKMP Tunggu Operasional Gerai
Rabu 20-05-2026,16:27 WIB
Alun-alun Purwokerto Disiapkan untuk Salat Id, DLH Mulai Rawat Area Rumput
Rabu 20-05-2026,16:24 WIB
Dispensasi Nikah Meningkat, Banyak Pasangan di Banyumas Daftar Mendadak
Rabu 20-05-2026,16:16 WIB
Dolar Naik Perajin Tempe di Banyumas Tertekan, Harga Kedelai Impor Ikut Melonjak
Rabu 20-05-2026,16:15 WIB