CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - Sebuah bekas warung semi permanen di Desa Buntu, Jalan Raya Buntu–Sampang, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, terbakar pada Kamis (5/2/2026) malam. Kebakaran tersebut sempat mengundang perhatian warga sekitar yang berdatangan ke lokasi.
Peristiwa itu pertama kali diketahui warga setelah terdengar suara percikan api dari bangunan yang sudah lama tidak difungsikan. Melihat api mulai membesar, warga segera melaporkan kejadian tersebut ke Pos Damkar Kroya.
Petugas Pos Damkar Kroya yang menerima laporan langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Dalam waktu sekitar 10 menit, petugas tiba di tempat kejadian perkara (TKK) dan segera melakukan upaya pemadaman.
Pemilik bangunan diketahui bernama Haryanto (60), warga Desa Buntu, Kecamatan Kroya. Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian tersebut.
BACA JUGA:50 Persen Hidran di Cilacap Tidak Berfungsi Optimal, Penanganan Kebakaran Terancam Lambat
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Cilacap, Gatot Arief Widodo mengatakan, petugas menghabiskan kurang lebih 2.500 liter air dalam proses pemadaman.
"Setelah api padam, petugas juga melakukan pendinginan dan pemeriksaan menyeluruh di lokasi untuk memastikan kondisi benar-benar aman," ujarnya, Jumat (6/2/2026).
Ia menambahkan, penyebab kebakaran hingga saat ini masih dalam proses penyelidikan. Sementara itu, taksiran kerugian material akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp 4 juta.
"Penyebab masih dalam tahapan penyelidikan, " tandasnya.
BACA JUGA:Korsleting Listrik Jadi Penyebab Kebakaran Rumah di Gandrungmangu, Kerugian Capai Rp 70 Juta
Dalam penanganan kebakaran ini, Pos Damkar Kroya turut dibantu oleh sejumlah unsur, antara lain Damkar Banyumas Pos Kemranjen, Polsek Kroya, BPBD, serta PLN untuk memastikan keamanan di sekitar lokasi kejadian.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran, termasuk pada bangunan yang sudah tidak difungsikan, karena masih berisiko menimbulkan percikan api yang dapat memicu kebakaran.
"Kita imbau kepada masyarakat agar aktif melapor apalagi kaitannya dengan kejadian kebakaran," pungkasnya.