KEBUMEN - Kepala UPPD Samsat Kebumen, Budi Prasetyo berupaya untuk menambah titik mitra. Ini untuk mendekatkan layanan membayar pajak kepada masyarakat di tingkat desa.
Tercatat sudah ada 97 mitra di wilayah Kabupaten Kebumen terdiri dari Samsat BUMDes Digital Mandiri (Samsat Budiman) dan Samsat Corporate.
Budi menyampaikan, program Samsat Budiman merupakan layanan yang dikembangkan oleh Pemprov Jateng untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat. Masyarakat tidak perlu jauh-jauh membayar pajak kendaraan bermotor hingga kota tapi cukup di desa saja.
"Total transaksi dari awal tahun sampai saat ini Rp 2,5 miliar, terdiri dari transaksi PKB dan SWDKLLJ atau Jasa Raharja," katanya, Selasa (9/12).
Menurutnya, jumlah transaksi tersebut meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya karena memang lebih banyak mitra yang bergabung tahun ini.
BACA JUGA:Longsor Nyaris Gerus Rumah Warga Padureso
Disampaikannya, adanya koperasi merah putih, dapat menjadi peluang untuk menambah mitra. Hingga kini baru ada tujuh koperasi desa merah putih yang bergabung menjadi mitra hingga saat ini.
"Kita terus mencoba menambah titik layanan, di Kebumen 449 desa separuhnya saja belum. Kita terus berupaya supaya bisa gabung," terangnya.
Dengan semakin banyak mitra yang bergabung dalam layanan Samsat Budiman atau Samsat Corporate, jelas Budi, akan semakin memudahkan layanan kepada masyarakat.
Ketua BUMDes Mekarsari Kecamatan Sempor, Banu mengatakan, transaksi pajak kendaraan bermotor hingga saat ini mencapai Rp 500 an juta. Pihaknya menjadi mitra telah memasuki tahun ketiga.
"Alhamdulillah sampai saat ini masih juara bertahan (Kabupaten), insyaallah di tingkat provinsi masih tertinggi," ucapnya. (mam)