Diduga Lupa Matikan Tungku, Dua Rumah di Desa Siwarak Purbalingga Ludes Terbakar
Kondisi rumah warga yang terbakar di Desa Siwarak RT 1 RW 1, Kecamatan Karangreja, Purbalingga, Minggu (15/3). Dua rumah terbakar diduga akibat api tungku kayu yang lupa dimatikan.-Warga untuk Radarmas-
PURBALINGGA, RADARBANYUMAS.DISWAY.ID - Dua rumah warga di Desa Siwarak RT 1 RW 1, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga terbakar, Minggu (15/3/2026). Rumah milik Darsum dilaporkan ludes dilalap api, sementara rumah tetangganya ikut terdampak kebakaran.
Peristiwa tersebut diduga dipicu api tungku kayu yang tidak dimatikan setelah digunakan memasak. Saat kejadian, istri pemilik rumah diketahui meninggalkan rumah untuk berbelanja ke warung.
Kepala Dusun Siwarak Toto Ilham mengatakan kebakaran bermula dari aktivitas memasak air menggunakan kayu bakar di dapur rumah Darsum.
“Peristiwa itu berawal dari rumah Darsum, istrinya sedang memasak air di dapur menggunakan kayu bakar. Lalu diinggal ke warung untuk mencari kebutuhan sehari-hari,” katanya.
BACA JUGA:Korsleting Stop Kontak Picu Kebakaran Rumah di Sidanegara Cilacap, Kerugian Rp10 Juta
Api diduga menyambar tumpukan kayu bakar di sekitar dapur sehingga cepat membesar. Dalam waktu singkat kobaran api membakar seluruh bangunan rumah.
“Dalam waktu singkat api membakar tumpukan kayu di sekitar. Api membakar seluruh rumah, serta merembet ke rumah tetangga milik Bu Misni,” tambahnya.
Melihat kobaran api, warga sekitar berusaha memadamkan api menggunakan alat seadanya. Namun api telanjur membesar sehingga sulit dikendalikan.
Petugas pemadam kebakaran yang datang ke lokasi juga mengalami kendala saat melakukan pemadaman. Akses jalan menuju lokasi kebakaran tidak bisa dilalui mobil pemadam.
BACA JUGA:Korsleting Listrik, Toko Pertanian di Ambal Kebakaran
“Karena mobil Damkar tidak bisa masuk mendekati TKP. Sehingga terpaksa menggunakan selang panjang untuk memadamkan api,” ujarnya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Namun kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. (***)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
