Gempa 5,6 M Guncang Sukabumi, Ini Penjelasan BMKG

Jumat 25-04-2025,05:36 WIB
Reporter : Urfa Tasbita Faqih
Editor : Ali Ibrahim

Apakah ini gempa susulan? Atau malah gempa yang berbeda? BMKG masih melakukan analisis lebih lanjut soal hubungan antara dua gempa ini.

Tapi yang jelas, wilayah selatan Jawa Barat memang dikenal sebagai zona aktif secara tektonik.

Di sini, Lempeng Indo-Australia dan Eurasia terus bertemu dan bergesekan, menyebabkan berbagai gempa dari waktu ke waktu.

BACA JUGA:Kolaborasi Srikandi BRI dan BUMN, Bahu Membahu Percepat Pemulihan Korban Gempa Cianjur

BACA JUGA:Gempa 6,2 SR Mengguncang Aceh Dini Hari, Ini Fakta Lengkapnya

Satu hal yang selalu ditekankan oleh BMKG: jangan anggap enteng, meskipun gempa terasa ringan dan tidak menimbulkan tsunami.

“Kami mengimbau masyarakat untuk memeriksa kondisi bangunan setelah gempa, terutama jika ada retakan atau kerusakan struktural. Hindari masuk ke dalam rumah jika bangunan terlihat tidak aman,” tegas Daryono.

BMKG juga menyampaikan bahwa hingga pukul 17.50 WIB, belum tercatat adanya gempa susulan. Meski begitu, monitoring akan terus dilakukan untuk memastikan keamanan.

Kalau ada gempa susulan, mereka akan langsung menginformasikannya melalui saluran resmi.

BACA JUGA:Ganjar Tinjau Rumah Slamet, Warga Terdampak Gempa di Tegal

BACA JUGA:UHB Salurkan Donasi untuk Korban Bencana Gempa Cianjur

Gempa bisa terjadi kapan saja, dan seringkali tanpa peringatan. Karena itu, penting banget untuk punya kebiasaan siap siaga. Beberapa langkah yang bisa dilakukan setelah gempa:

  • Periksa apakah ada keretakan atau kerusakan pada struktur bangunan.
  • Hindari menyebarkan informasi yang belum pasti. Selalu cek sumber resmi seperti BMKG.
  • Isinya bisa berupa air mineral, makanan ringan, senter, obat-obatan, dan dokumen penting.
  • Untuk informasi gempa terkini dan peringatan dini, kamu bisa kunjungi bmkg.go.id atau pantau media sosial resmi mereka.

Indonesia memang terletak di wilayah cincin api Pasifik—zona yang aktif secara geologi.

Itu sebabnya, kejadian seperti ini akan terus terjadi. Yang bisa kita lakukan bukan menghindari, tapi memahami dan bersiap.

BACA JUGA:Rumah Rusak Ringan Akibat Gempa di Kalibening Diprioritaskan Diperbaiki

BACA JUGA:Inovasi Dosen UMP, Edukasi Bencana Gempa

Kategori :