Longsor Terjang Pemukiman di Tayem Timur Cilacap, 13 KK Terancam
Longsor di Desa Tayem Timur Kecamatan Karangpucung.-BPBD Cilacap untuk Radarmas-
CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Karangpucung, Kabupaten Cilacap pada Sabtu (14/2/2026) menyebabkan tanah longsor di Dusun Binangun, Desa Tayem. Peristiwa terjadi sekitar pukul 19.30 WIB, setelah hujan turun sejak siang hari.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cilacap, Taryo mengatakan, longsor terjadi akibat intensitas hujan tinggi yang membuat tanah di tebing menjadi labil.
"Curah hujan cukup tinggi sejak siang hingga malam. Air meresap ke dalam tanah sehingga tebing sepanjang kurang lebih 70 meter dengan tinggi sekitar 50 meter dan ketebalan sekitar 2 meter runtuh," ujarnya, Minggu (15/2/2026).
Material longsor menimpa sebagian area permukiman warga. Bagian dapur salah satu rumah terdampak. Selain itu, aliran anak Sungai Cirajayu atau Kali Parakan tertutup material tanah sepanjang kurang lebih 100 meter.
Menurut Taryo, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun sedikitnya 13 kepala keluarga atau 53 jiwa berada dalam potensi ancaman jika terjadi longsor susulan.
"Untuk sementara warga kami imbau tetap waspada. Jika hujan deras kembali turun, sebaiknya segera mengungsi ke tempat yang lebih aman," katanya.
Kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp100 juta. Saat ini warga bersama aparat setempat melakukan kerja bakti membersihkan material longsor secara manual.
BPBD juga telah berkoordinasi dengan Forkopimcam Karangpucung, Pemerintah Desa Tayem, serta Balai Besar Wilayah Sungai Citanduy guna mengupayakan bantuan alat berat untuk normalisasi aliran sungai dan penanganan tebing yang rawan.
"Penanganan darurat masih terus dilakukan sambil menunggu bantuan alat berat untuk mencegah dampak yang lebih besar," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

