Talud Longsor Menutup Jalan
PEKUNCEN-Talud sepanjang 7 meter dengan ketinggian lima meter milik H Sobirin masuk RT 3 RW 7 Grumbul Gununganyar Desa Krajan Kecamatan Pekuncen, longsor dan menutup akses jalan Grumbul Gununganyar pada Rabu (11/5) pukul 22.00.
Akibatnya, jalan yang sebelumnya ditutup untuk kendaraan roda empat karena badan jalan longsor, kali ini sepeda motor pun tidak bisa melintas. Warga terpaksa jalan kaki untuk melewati jalan tersebut.
Pemilik rumah, Sobirin mengatakan, saat kejadian dia sedang berada di dalam rumah. Namun sang anak yang baru pulang kerja melaporkan bahwa talud sebelah rumah menutup jalan.
Untuk pulang ke rumah yang hanya berjarak 10 meter, anaknya terpaksa memutar ke jalur Desa Krajan atau leih dari 3 km.
"Dilihat dari material yang terbawa longsor, mungkin perisitiwa tersebut terjadi pelan. Kalau kejadiannnya cepat, saya pasti mendengar karena di lokasi banyak pohon. Saya baru mengetahui kejadian setelah anak saya pulang kerja dan melaporkan kejadian tersebut. Padahal saat itu tidak turun hujan, namun siang harinya turun hujan deras,"jelas Sobirin, Kamis (12/5).
Menurut dia, talud longsor di sebelah rumahnya terjadi kali kedua. Kejadian pertama terjadi Kamis 26 November 2015 pukul 16.30 atau selang enam hari setelah jalan utama Gununganyar longsor. Saat kejadian pertama, bangunan rumah utama terancam dan sampai saat ini lokasi longsor pertama juga belum diperbaiki.
"Kejadian kedua ini mengancam dapur di belakang rumah. Pagi harinya langsung ditebang beberapa pohon yang ikut terbawa longsor. Sedangkan pembersihan tanah besok (hari ini, red) mungkin dikerahkan warga dan pihak lain,"jelasnya.
Warga lain, Daryono mengatakan, usai kejadian jalan dan talud longsor beberapa waktu lalu jalan tersebut ditutup bagi kendaraan roda empat. Namun ada warga yang memaksakan diri untuk melintas sehingga diperkirakan longsor yang baru terjadi dipicu oleh getaran dari kendaraan roda empat yang sering melintas.
"PAdahal sudah ditutup, namun ada beberapa roda empat terutama truk yang nekad melintas. Dari pertigaan masuk Gununganyar sudah ada papan peringatan,"ungkapatanya.
Kadus II Krajan, Agus Giniarso mengatakan, akibat kejadian tersebut, akses utama jalan Gununganyar tertutup total. Namun, bagi warga yang akan melintas hanya bisa jalan kaki setelah tidak bisa dilalui kendaraan roda dua.
"Jalan tertutup total, akses warga terganggu karena sebelumnya kendaraan roda dua bisa melintas, kali ini tidak ada jalan bagi kendaraan roda dua apalagi roda empat. Warga terpaksa jalan kaki,"jelasnya.
Pihaknya sudah melaporkan kepada pihak terkait dan berharap ada penanganan supaya akses warga tidak terganggu. (gus)