Saat menuangkan oli baru, pastikan untuk tidak melebihi level maksimum yang ditentukan. Mengisi oli terlalu banyak dapat mengakibatkan tekanan berlebih pada sistem pelumasan dan menyebabkan kerusakan pada mesin.
Selalu periksa level oli secara berkala untuk memastikan bahwa mesin memiliki jumlah oli yang cukup untuk beroperasi dengan baik. Agar anda dapat menyelesaikan proses penggantian oli motor matic sendiri dengan baik.
BACA JUGA:5 Fungsi Penting Belt CVT Motor Matic yang Jarang Diketahui
BACA JUGA:Wajib Safety Riding ! Inilah Pelindung yang Harus Dipakai Saat Mengendarai Motor Matic
4. Menutup Kembali Dipstick Oli Matic Menggunakan Tang
Setelah proses pengisian oli baru ke dalam mesin sepeda motor matic, langkah terakhir dalam melakukan penggantian oli adalah menutup kembali dipstick oli matic dengan rapat. Langkah ini sangat penting untuk memastikan tidak ada kebocoran oli.
Setelah mengisi oli baru ke dalam mesin, periksa kembali dipstick oli untuk memastikan bahwa level oli sudah sesuai dengan indikator yang ditentukan. Setelah itu, rapatkan kembali dipstick oli dengan menggunakan tang.
Setelah semua langkah sebelumnya selesai dilakukan, langkah terakhir adalah panaskan dan nyalakan motor Anda. Biarkan mesin berjalan selama beberapa menit untuk memastikan oli baru menyebar secara merata ke seluruh komponen mesin.
Dengan menyelesaikan langkah-langkah di atas, kamu telah berhasil melakukan penggantian oli motor matic sendiri dengan tepat. Lakukan proses ini secara berkala sesuai dengan rekomendasi pabrikan untuk menjaga kesehatan mesin sepeda motor matic Anda.
Mengganti oli motor matic sendiri merupakan keterampilan yang bermanfaat bagi para pemilik sepeda motor. Dengan mengikuti panduan yang tepat dan memperhatikan setiap langkah dengan cermat, kamu dapat melakukan perawatan rutin ini dengan mudah di rumah. (wan)