Banner v.2

Nelayan Cilacap Panen Ubur-Ubur, Satu Perahu Bisa Dapat Satu Ton Sehari

Nelayan Cilacap Panen Ubur-Ubur, Satu Perahu Bisa Dapat Satu Ton Sehari

Nelayan di Cilacap saat mengangkat hasil tangkapan ubur-ubur yang saat ini melimpah di sepanjang pantai di Cilacap.-JULIUS/RADARMAS-

CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - Nelayan di pesisir Cilacap mendapat tambahan penghasilan dari banyaknya ubur-ubur yang muncul di laut.

Dalam beberapa hari terakhir, hasil tangkapan ubur-ubur cukup banyak.

Salah seorang nelayan asal Cilacap, Kirman, mengatakan ubur-ubur mulai banyak ditemukan sekitar satu pekan terakhir. Kondisi ini terjadi saat cuaca cerah dan musim kemarau berlangsung cukup panjang.

"Ubur-ubur mulai banyak itu kurang lebihnya sekitar satu pekan terakhir ini,"  ujar Kirman, Sabtu (29/8/2026).

Menurutnya, satu perahu kecil bisa mendapatkan sekitar satu ton ubur-ubur dalam sehari.

Namun, hasil tangkapan tidak selalu sama karena bergantung pada kondisi laut.

"Paling satu ton (sehari), itu hitungan rata-rata untuk satu perahu kecil. Tapi tidak tentu, tergantung kondisi rezeki dan kondisi laut," lanjutnya. 

BACA JUGA:Nelayan Cilacap Ikuti Sekolah Lapang Cuaca BMKG, Agar Melaut Lebih Aman dan Efisien

Ubur-ubur yang ditangkap nelayan kemudian dijual kepada pengepul, dengan harga sekitar Rp 800 hingga Rp 1.000 per kilogram.

Sementara itu salah seorang pengepul Marni, mengatakan pasokan ubur-ubur yang diterimanya saat ini cukup banyak.

Dalam sehari, ia bisa menampung hingga 25 ton dari nelayan.

"Kalau pasokan dari nelayan, saya sendiri bisa mencapai 25 ton per hari," ungkap Marni.

Ubur-ubur yang dibawa nelayan kemudian ditimbang menggunakan keranjang plastik sebelum dimasukkan ke bak penampungan.

Meski harganya tidak terlalu tinggi, banyaknya hasil tangkapan membuat ubur-ubur tetap memberikan keuntungan bagi nelayan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: