Banner v.2

Hutan Pinus di Cimanggu Cilacap Terbakar, Penyebab Diduga Lupa Matikan Api

Hutan Pinus di Cimanggu Cilacap Terbakar, Penyebab Diduga Lupa Matikan Api

Petugas BPBD dan Perhutani berupaya memadamkan api yang membakar lahan hutan di Cimanggu Cilacap.-BPBD Cilacap Untuk Radarmas-

CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - Kebakaran hutan terjadi di lahan Perhutani Petak 18 D RPH Pesahangan, Desa Pesahangan, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Cilacap, Sabtu (29/8/2026).

Kebakaran dilaporkan sekitar pukul 16.15 WIB. Api membakar area sadapan pinus dengan luas sekitar 0,1 hektare. Sebanyak 30 pohon pinus juga ikut terbakar.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cilacap, Taryo, mengatakan kebakaran tersebut sudah berhasil dipadamkan oleh petugas bersama Perhutani, pemerintah desa, TNI, Polri, relawan dan warga.

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.30 WIB. Proses pemadaman berlangsung sekitar empat jam karena lokasi kebakaran cukup jauh dari sumber air.

"Karena lokasi cukup jauh dari sumber air, penanganan membutuhkan waktu. Setelah dilakukan pemadaman bersama, api akhirnya berhasil dipadamkan," ujar Taryo, Minggu (30/8/2026).

BACA JUGA:Kebakaran Lahan Dekat Rel Ganggu Perjalanan Kereta di Cilacap

Berdasarkan hasil kaji cepat BPBD, tidak ada warga yang terdampak maupun mengungsi. Tidak ada korban jiwa dan luka-luka dalam kejadian tersebut.

Dugaan sementara, kebakaran berasal dari aktivitas penyadap pinus yang sebelumnya menyalakan api, tetapi diduga lupa memadamkannya.

Taryo mengimbau masyarakat, khususnya yang beraktivitas di kawasan hutan, agar tidak menyalakan api sembarangan. Kondisi kemarau membuat lahan dan tanaman lebih mudah terbakar.

"Di kondisi kemarau seperti sekarang, kita minta masyarakat lebih berhati-hati. Jangan menyalakan api di kawasan hutan karena bisa dengan mudah merambat," lanjutnya. 

BPBD bersama Perhutani dan unsur terkait juga akan melakukan pemantauan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul.

"Masyarakat diminta segera melapor jika melihat asap atau titik api di kawasan hutan agar dapat ditangani sebelum kebakaran meluas," pungkasnya. ***

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: