Banner v.2
Banner v.1

FKIP UMP Kirim 4 Mahasiswa Ikuti International Teaching Practice Program di Thailand

FKIP UMP Kirim 4 Mahasiswa Ikuti International Teaching Practice Program di Thailand

FKIP UMP Kirim 4 Mahasiswa Ikuti International Teaching Practice Program di Thailand-HUMAS UMP UNTUK RADARMAS-

RADARBANYUMAS.CO.ID - Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) melalui Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) kembali membuka ruang pengalaman global bagi mahasiswanya melalui International Teaching Practice Program in Thailand. Sebanyak empat mahasiswa FKIP UMP dijadwalkan bertolak ke Thailand pada Senin, 17 Agustus 2026, untuk menjalani pengalaman praktik mengajar internasional selama satu bulan penuh.

Keempat mahasiswa tersebut adalah Nurachma Noviwijayanti dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Fahrie In’amuddin dari Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA), serta Reva Anggilina Ananta dan Bintang Zera Zahrani Zada dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI). Nanti, dua mahasiswa akan mendedikasikan pengabdiannya di Buranakarn Suksa Witya School dan Hat Yai Wittayakarn School.

Wakil Dekan I Bidang Akademik, Kerja Sama, Riset, Inovasi, dan Publikasi FKIP UMP, Feisal Aziez, Ph.D., menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah nyata FKIP UMP dalam menghadirkan pembelajaran berwawasan internasional. Melalui program ini, para mahasiswa diajak menantang diri untuk menerapkan seluruh kompetensi keguruan yang telah mereka timba di bangku kuliah ke dalam ekosistem pendidikan yang baru dan beragam.

"FKIP UMP mengutus 4 mahasiswa terbaik ke Thailand. Dua mahasiswa ditempatkan di Buranakarn Suksa Witya School dan dua mahasiswa lainnya di Hat Yai Wittayakarn School. Selama satu bulan, mereka akan mengasah jiwa pendidik dalam program international teaching practice ini," jelasnya.

Ia mengimbuhkan, berbagai pembekalan intensif dari fakultas serta Biro Kerja Sama dan Urusan Internasional (BKUI) UMP telah diserap oleh para mahasiswa menjelang keberangkatan. Persiapan matang ini menjadi modal berharga bagi mereka untuk dapat menyatu dengan dinamika sekolah dan melakoni tugas mengajar dengan hangat serta profesional.

"Para mahasiswa mampu menyerap dan mengikuti setiap arahan fakultas maupun BKUI dengan sangat baik. Insyaallah, dengan bekal yang sudah dipersiapkan, mereka benar-benar siap mendampingi para siswa di Thailand," ujarnya 

Sementara itu, Kepala Biro Kerja Sama dan Urusan Internasional (BKUI) UMP, Condro Nur Alim, Ph.D., menekankan bahwa melangkahkan kaki ke mancanegara bukan sekadar rutinitas akademik tahunan, melainkan momen pendewasaan diri yang amat bermakna. Kesempatan berharga ini selayaknya dirayakan dan dimanfaatkan sepenuhnya untuk meresapi pengalaman berinteraksi di lingkungan global.

"Pelepasan mahasiswa ke luar negeri ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan sebuah milestone atau tonggak sejarah penting dalam hidup mereka. Pengalaman ini adalah nikmat dan kesempatan luar biasa yang harus disyukuri serta dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menimba ilmu dan memperluas wawasan," ungkapnya.

Menurut Condro, menyelami dunia pendidikan luar negeri akan memperkaya perspektif mahasiswa, khususnya saat bersentuhan langsung dengan perbedaan budaya, sistem pembelajaran, dan karakter masyarakat setempat. Proses adaptasi ini diyakini akan membentuk pola pikir yang makin terbuka, berempati, dan siap menyambut beragam tantangan masa depan.

"Kami meyakini bahwa sekembalinya dari program ini nanti, para mahasiswa akan bertransformasi menjadi pribadi yang baru, jauh lebih percaya diri, kritis dalam berpikir, adaptif, serta makin tangguh menghadapi berbagai dinamika kehidupan," Jelasnya

Di sisi lain, Reva Anggilina Ananta, salah satu mahasiswa peserta, sangat antusias dan menjelang hari keberangkatan. Bagi Reva, program ini merupakan ruang belajar yang amat berkesan untuk memahami lebih dalam seluk-beluk praktik pendidikan dan keindahan budaya masyarakat Thailand.

"Kami sangat bersyukur dapat mengikuti International Teaching Practice ke Thailand ini. Semoga perjalanan ini membawa manfaat besar dan pengalaman berharga, di mana kami tidak hanya mengajar tetapi juga memetik pembelajaran tentang sistem pendidikan dan ragam budaya masyarakat Thailand," tuturnya.

Reva beserta ketiga rekannya berharap seluruh proses yang dijalani nanti dapat menjadi fondasi kokoh bagi karier mereka sebagai pendidik. Lebih dari sekadar pengalaman mengajar di kancah internasional, mereka ingin kepulangan ke tanah air membawa rentetan cerita inspiratif dan pemikiran segar yang bermanfaat.

"Harapan kami, dari Thailand nanti kami bisa membawa pulang cerita serta pengalaman manis yang tak terlupakan. Mohon doanya agar kami mampu menjaga nama baik UMP dan menjalankan amanah universitas dengan sebaik-baiknya," pungkasnya 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: