Banner v.2

Telur BUMDes Selandaka Banyumas Laris, Harga Murah, Prospek Dikembangkan

Telur BUMDes Selandaka Banyumas Laris, Harga Murah, Prospek Dikembangkan

PANEN: Peternak telur ayam segar yang baru dipanen dari kandang unit usaha BUMDes, Senin (19/1). -FIJRI RAHMAWATI/RADARMAS-

BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID – Unit usaha ternak ayam petelur milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Selandaka, Kecamatan Sumpiuh, yang dibangun pada tahun anggaran 2025 mulai menunjukkan hasil nyata. Produksi telur dari kandang BUMDes tersebut kini diminati warga lokal hingga masyarakat dari luar desa yang berada di sekitar lokasi kandang.

Salah satu konsumen dari luar desa, Mahrur, menuturkan bahwa membeli telur langsung di kandang memberikan jaminan kualitas karena telur dipastikan masih segar. Ia bahkan memborong lebih dari dua kilogram telur sekaligus dan bebas memilih sesuai keinginan.

“Beli telur di kandang harganya lebih murah dari pasaran,” ujar Mahrur, Senin (19/1).

Letak kandang ayam petelur BUMDes Selandaka dinilai cukup strategis karena berada di pinggir jalan kabupaten, tepatnya di ruas jalur lingkar selatan Sumpiuh–Tambak. Lokasi tersebut merupakan jalur yang ramai dilalui pengguna jalan sehingga akses menuju kandang relatif mudah.

BACA JUGA:Peternak Bebek Alian Gunakan Pakan Alternatif, Produksi Telur Capai 80 Persen

Kondisi itu membuat telur ayam BUMDes tidak hanya diminati pembeli langsung, tetapi juga terserap oleh para pedagang. Program ketahanan pangan yang bersumber dari dana desa ini turut berkontribusi dalam menghidupkan perputaran uang di wilayah sekitar.

Kepala Desa Selandaka, Suto Purwoko, menyebut unit usaha ternak ayam petelur BUMDes akan menjadi salah satu prioritas pengembangan pada tahun anggaran 2026. Kebijakan tersebut diambil dengan mempertimbangkan peluang ekonomi dan prospek keuntungan yang menjanjikan.

“Kapasitas kandang 1.200 ekor ayam, baru terisi 800 ekor. Tahun anggaran sekarang rencana tambah ayam 400 ekor,” rinci Suto.

Produksi telur ayam BUMDes Selandaka merupakan bagian dari upaya memenuhi ketahanan pangan warga desa dan masyarakat sekitarnya. Oleh karena itu, harga jual telur, khususnya kepada warga, dipatok lebih rendah dari harga pasaran sehingga relatif terjangkau bagi daya beli masyarakat.

BACA JUGA:Suplai Telur Puyuh MBG Meningkat, Peternak Kebumen Kewalahan Produksi

Telur ayam memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan karena merupakan sumber protein hewani yang mudah diperoleh dan diolah oleh masyarakat.

Selain menopang ketahanan pangan, unit usaha ternak ayam petelur BUMDes Selandaka juga diproyeksikan menjadi salah satu pendongkrak pendapatan asli desa (PAD) melalui optimalisasi potensi ekonomi demi mewujudkan kemandirian desa. (fij)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: