Sekolah Rakyat Karangcegak Mulai Dibangun, Anggaran Rp 200 Miliar Dikucurkan
Aktifitas sejumlah alat berat di lahan sekitar lapangan Desa Karangcegak, Sumbang, Selasa (6/1/2026). Aktifitas yang sudah berlangsung sejak pertengahan Desember 2025 itu, merupakan proses pembangunan awal Sekolah Rakyat.-DIMAS PRABOWO/RADARMAS-
BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID – Setelah tahapan Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) rampung, pembangunan Sekolah Rakyat Karangcegak di Kecamatan Sumbang dipastikan dimulai tahun ini.
Proyek pendidikan tersebut mendapat gelontoran anggaran sebesar Rp 200 miliar dari pemerintah pusat dan kini sudah memasuki tahap awal pengerjaan.
Sekretaris Kecamatan Sumbang, Sunadi, mengatakan dirinya mengikuti rapat pengurusan Amdal Sekolah Rakyat Karangcegak melalui Zoom pada bulan lalu. Setelah seluruh tahapan Amdal diselesaikan, pembangunan sekolah rakyat tersebut mulai dilaksanakan pada tahun 2026 ini.
"Sekarang masih pengurugan," katanya kepada Radarmas, Selasa (6/1).
BACA JUGA:Pembangunan Sekolah Rakyat di Cilacap Ditarget Beroperasi Tahun Ajaran Baru
Sunadi menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterimanya, Sekolah Rakyat Karangcegak akan dibangun sebagai sekolah terpadu yang meliputi jenjang pendidikan SD, SMP, hingga SMA, lengkap dengan fasilitas asrama bagi peserta didik. Dengan besarnya anggaran yang dikucurkan oleh pemerintah pusat, ia memprediksi proses pembangunan dapat diselesaikan dalam waktu satu tahun.
"Target tahun ini pembangunan selesai," terang dia.
Terkait asal-usul lahan pembangunan, Sunadi menyebutkan bahwa tanah yang digunakan merupakan aset milik Pemerintah Kabupaten Banyumas. Lahan tersebut sebelumnya adalah tanah kas Kelurahan Bancarkembar yang diperoleh melalui mekanisme tukar menukar.
Ia menambahkan, pada prinsipnya warga Kecamatan Sumbang dan wilayah sekitarnya menyambut baik pembangunan Sekolah Rakyat Karangcegak.
Kehadiran sekolah tersebut dinilai tidak hanya akan mendekatkan akses layanan pendidikan gratis bagi masyarakat, tetapi juga diharapkan mampu meningkatkan geliat perekonomian desa di sekitarnya.
BACA JUGA:Kementerian PU Tinjau Sekolah Rakyat Kebumen
"Sekolah rakyat dikhususkan bagi warga kurang mampu desil satu," pungkas Sunadi. (yda)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

