Banner v.2

Puasa: Ibadah atau Pendidikan Karakter?

Puasa: Ibadah atau Pendidikan Karakter?

Robbi Sofwan Amin S.Sos M.M., Ketua Rumah Bertumbuh Indonesia Universitas Muhammadiyah Purwokerto.--

Kita ini mayoritas. Seharusnya kita kuat, bahagia, dan sejahtera. Jika belum, berarti ada yang salah dalam pola pikir kita. Puasa harus menjadi momentum perubahan pola pikir—lebih kritis, rasional, dan solutif. Menggunakan akal sehat untuk membedakan yang bermanfaat dan yang sia-sia.

Puasa sejati melahirkan gerakan: menguatkan ekonomi umat, menyekolahkan anak miskin, membangun fasilitas pendidikan dan kesehatan yang berkualitas.

Ramadan tidak boleh berhenti pada pahala pribadi. Ia harus melahirkan perubahan sosial.

Jika puasa hanya membuat kita lapar, kita rugi.

Tapi jika puasa membentuk karakter dan membangkitkan kepedulian, maka bukan hanya surga yang kita raih—melainkan juga masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: