Banner v.2

Puasa: Ibadah atau Pendidikan Karakter?

Puasa: Ibadah atau Pendidikan Karakter?

Robbi Sofwan Amin S.Sos M.M., Ketua Rumah Bertumbuh Indonesia Universitas Muhammadiyah Purwokerto.--

Oleh: Robbi Sofwan Amin S.Sos MM

(Ketua Rumah Bertumbuh Indonesia Universitas Muhammadiyah Purwokerto)

Setiap Ramadan kita berpuasa. Masjid ramai, ibadah meningkat. Tapi pertanyaannya: apakah puasa kita benar-benar mengubah keadaan sosial kita?

Allah menegaskan dalam Al-Qur’an:

“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”

(QS. Al-Baqarah: 183)

Tujuan puasa adalah takwa. Dan takwa bukan hanya urusan surga-neraka, tetapi kesadaran moral dan tanggung jawab sosial. Jika takwa tumbuh, maka kemiskinan tidak dibiarkan. Anak putus sekolah tidak diabaikan. Kaum dhuafa tidak ditinggalkan.

Rasulullah bersabda:

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.”

(HR. Thabrani)

Dan beliau juga mengingatkan:

“Barang siapa tidak meninggalkan perkataan dusta dan perbuatan buruk, maka Allah tidak butuh ia meninggalkan makan dan minumnya.”

(HR. Muhammad al-Bukhari)

Artinya, puasa bukan sekadar menahan lapar, tetapi membentuk karakter: jujur, disiplin, peduli, dan berpikir sehat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: