Banner v.2

Conte Kembali Cemberut

Conte Kembali Cemberut

MILAN – Inter menyia-nyiakan kesempatan dalam laga melawan Parma, Nerazzurri gagal memanfaatkan hasil imbang yang diraih Juventus untuk bisa menyalip si Nyonya Tua ditahan imbang Parma dengan skor 2-2. Sebelum laga, Stadion Giuseppe Meazza bergemuruh. Semua bersemangat menyaksikan jagoannya menang melawan tim yang baru selamat dari kemelut keuangan tersebut. Andaikan menang, maka Nerazzurri sukses melengserkan Juventus yang sebelumnya imbang 1-1 di kandang Lecce dari pemuncak klasemen. Namun ambisi Inter menggeser Juventus terputus di babak pertama. Roman wajah Allenatore Inter Antonio Conte mendadak masam, setelah Parma mampu membalikkan keadaan lewat sontekan Yann Karamoh (26’) dan Gervinho (30’). Sebelumnya, Inter lebih dahulu unggul lewat sepakan jarak jauh Antonio Canderva. Unggul 1-0 membuat pertahanan Inter mulai longgar. Conte yang berada di tepi lapangan, kerap turun berteriak kepada anak asuhnya untuk turun ke lini pertahanan dan mengawasi lini sayap pemain I Gialloblu-sebutan Parma. Sayang, teriakan dari tepi lapangan tak ada yang menggubris hingga dua gol yang hanya berselang empat menit itu terjadi. Hingga turun minum, kedudukan belum berubah, masih 2-1. Kamar ganti Inter pun mendadak panas diisi gaya khas kemarahan Conte. Di babak kedua, Romelu Lukaku menjadi penyelamat wajah Inter dari kekalahan. Golnya di menit 51 menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Setelah itu, Inter menguasai jalannya pertandingan namun tak ada gol yang terjadi. Skuad Inter datang dengan keadaan yang belum kondusif. Empat pemain pilarnya seperti Alexis Sanchez, Matias Vecino, Stefano Sensi, Danilo D’Ambrosio dan Andrea Ranocchia masih berada di ruang pemulihan. Hal ini yang menjadi penyebab Inter kehilangan kreator serangan. Namun, Parma juga memiliki masalah yang lebih buruk lagi. Dua pilar lini tengahnya Roberto Inglese dan Andreas Cornelius masih dibekap cedera. Alhasil, sang winger Gervinho mengisi posisi tersebut bersama Yann Karamoh. Rotasi ini ternyata mampu mengoyakkan pertahanan Inter hingga melahirkan dua gol yang membuat malu tim asal Kota Milan tersebut. Usai laga, Antonio Conte banyak membahas performa timnya. Ia mengaku mulai khawatir dengan jadwal padat yang dihadapi. “Hasil ini jangan menjadi penilaian bahwa gagal memanfaatkan hasil imbang yang diraih Juve. Kami sama sekali tak butuh itu, yang kami butuhkan hanya fokus untuk bisa meraih tiga poin,” ujarnya. Ia mengatakan, anak asuhnya tak tampil baik di babak pertama hingga Parma bisa memanfaatkan situasi itu. “Ada kelengahan di babak pertama, namun di babak kedua, kami bisa tampil lebih baik,” katanya. “Saya tak mau meminta banyak dari penampilan kemarin, anak-anak sudah bermain baik dan bekerja keras,” tambahnya. Hasil ini membuat Inter akhirnya tertahan di posisi kedua dengan koleksi 22 poin tertinggal satu angka dari Juventus yang duduk nyaman di puncak klasemen sementara. “Laga kemarin sungguh melelahkan sangat menguras mental dan fisik kami. Kami jelas tak boleh lagi salah melangkah, kami masih ada empat laga lagi yang harus kami lakoni sebelum jeda,” terang Conte. “Kami harus kerja lebih berat lagi, semua kemampuan terbaik harus dikeluarkan Serie A dan Liga Champions adalah dua kompetisi yang membutuhkan kemampuan terbaik dari Anda dan kami tidak hanya ingin sekadar berpartisipasi” tandasnya. (dbs/fin/tgr)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: