Panen Perdana Berbagai Sayuran, Mrica Buktikan Hasil Sedimentasi Bisa Jadi Media Tanam yang Baik

Panen Perdana Berbagai Sayuran, Mrica Buktikan Hasil Sedimentasi Bisa Jadi Media Tanam yang Baik

Senior Manager Nazrul Very Andhi beserta Manager Administrasi Kusharyanto sedang memanen selada air dengan media tanam hasil sedimentasi waduk.-PLN Indonesia Power Untuk Radarmas-

BANJARNEGARA, RADARBANYUMAS.DISWAY.ID – Komitmen PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Mrica dalam mengelola lingkungan dan hasil sedimentasi di Waduk PB Soedirman, semakin nyata dan membuahkan hasil.

Bertempat di Pilot Project Serayu Network yang masih merupakan lahan milik Mrica, dilaksanakan Panen Perdana Tanaman Sayuran Dengan Menggunakan Media Tanam yang berasal dari sedimen Waduk PB Soedirman.

Penggunaan hasil sedimen tidak semata-mata digunakan begitu saja sebagai media tanam. Kandungan unsur hara yang baik di dalam sedimen, membuat sayur-sayur tersebut dapat tumbuh dengan sehat dan baik. Tanaman yang dibudidayakan di pilot project berupa selada, kubis, terong , timun suri dan tomat.

Pemanfaatan sedimen sebagai media tanam dan pupuk, terbukti berhasil menjadikan tanaman sayur seperti kubis bisa tumbuh dengan baik di dataran rendah. Dengan keberhasilan ini, diharapkan menjadi pendorong agar bisa lebih masif dalam pemanfaatan sedimen untuk media tanam di lahan pertanian di dataran rendah. Hal ini akan menjadi salah solusi dalam pengurangan sedimen di waduk Mrica PGU.

BACA JUGA:Perkuat Sistem Pengamanan, PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan Mrica Siap Sambut Ramadhan 1445 H

BACA JUGA:Candi Bima, Keajaiban Arsitektur yang Mempesona di Puncak Dieng

Pada momen panen perdana tersebut, Senior Manager Unit Mrica, Nazrul, ikut bangga dalam proses pengolahan hasil sedimentasi menjadi media tanam yang dapat menghasilkan produk terbaik. 

“Pada panen perdana kali ini, kita semua bisa membuktikan bahwa sedimentasi dari waduk kami itu subur dan tidak mengandung racun. Sehingga semua sayur bisa dikonsumsi oleh semua kalangan, " kata Nazrul. 

“Kami bangga dengan pengelolaannya. Semoga ke depan dapat semakin berkembang dan luas jangkauan pemasarannya” tambah Nazrul. 

Selaras dengan Nazrul, Manager Administrasi Kusharyanto menyampaikan bahwa hasil panen sudah mulai merambah ke luar daerah, seperti area Purwokerto dan jadi incaran pusat perbelanjaan besar di kabupaten tetangga. "Ini membuktikan, kualitas sayur yang dihasilkan sudah bisa bersaing dengan yang lainnya dalam pengelolaan tanaman organik,” tutur Kusharyanto. (*/ads) 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: