5 Mata Uang Unik di Dunia, Aneh dan Sulit Dipalsukan

5 Mata Uang Unik di Dunia, Aneh dan Sulit Dipalsukan

Mata Uang Unik di Dunias-USS Feed-

RADARBANYUMAS.DISWAY.ID - Rupiah memang memiliki desain yang unik sebagai mata uang. Tetapi, ada beberapa negara yang memiliki desain mata uang yang jauh lebih unik dibandingkan dengan Indonesia. Apa saja negara-negara dengan mata uang unik tersebut?

Dalam perkembangan sistem keuangan, telah diciptakan beberapa jenis mata uang unik yang digunakan hanya untuk sementara waktu. Namun, ada juga negara-negara yang sengaja membuat mata uang dengan desain yang tidak biasa.

Dari koin yang bisa bicara hingga berbahan dasar keju, jenis mata uang unik ini tentunya tidak ada di Indonesia. Bagi yang suka barang-barang unik, mungkin bisa mulai mengumpulkan salah satu dari banyak mata uang unik ini.

Yuk, langsung disimak ulasannya!

1. Koin Freshwater Pearl, Palau 

Ternyata, di negara kepulauan Palau, ada koin yang benar-benar unik, lho! Koin ini dikenal oleh warga setempat dengan sebutan Freshwater Pearl. Nama itu bukan sembarang nama, karena koin ini benar-benar memiliki mutiara kecil di tengahnya. Konon, pemerintah sengaja membuat koin ini untuk mendorong masyarakat agar lebih peduli terhadap kehidupan biota laut.

BACA JUGA:Sejarah dan Fakta Unik Mata Uang Rupiah

BACA JUGA:Pengertian dan Cara Kerja Mata Uang Kripto

Jadi, mata uang unik ini bukan sekadar uang logam biasa, tapi juga punya tujuan baik, yaitu untuk menyadarkan kita akan pentingnya menjaga keberagaman hayati di laut. Seru, bukan?

2. Uang Bicara, Mongolia

Ternyata, di Mongolia ada mata uang unik yang bisa bicara, loh! Koin yang bernilai 500 ini menampilkan foto John F. Kennedy di bagian depannya, dan ada juga sebuah tombol. Nah, jika tombol itu ditekan, koinnya akan mengeluarkan pidato terkenal dari si John F. Kennedy.

Anehnya, meskipun ini koin dari Mongolia, yang muncul di koin tersebut justru wajah John F. Kennedy, bukan Presiden Mongolia tahun 2007. Hingga sekarang, masih misteri mengapa mereka memilih Kennedy, bukan presidennya sendiri. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: