Baru Terealisasi 80 Persen, Target Retribusi Obyek Wisata UPTD Purwomas Terancam Tidak Tercapai

Baru Terealisasi 80 Persen, Target Retribusi Obyek Wisata UPTD Purwomas Terancam Tidak Tercapai

BERSIH-BERSIH. Salah seorang pekerja tengah membersihkan patung di THR Pangsar Sudirman. -Dinporabudpar Banyumas untuk Radar Banyumas-

PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.DISWAY.ID - Dinporabudpar Kabupaten Banyumas, mencatat realisasi target retribusi obyek wisata UPTD Purwomas baru sampai 10 Desember  mencapai Rp 920.243.000 atau 80 persen. Tahun ini retribusi obyek wisata UPTD Purwomas ditarget Rp 1.156.872.000. 

"Sepertinya belum tercapai. Sampai akhir tahun kami optimis mencapai 90 persen," kata Kabid Pariwisata Dinporabudpar Kabupaten Banyumas Wardoyo. 

Ia menuturkan, untuk UPTD Purwomas sendiri membawahi tujuh obyek wisata yang meliputi Kalibacin, THR Pangsar Sudirman, Andhang Pangrenan, Taman Budaya, Museum Wayang, Taman Sari, dan Curug Gemawang. 

BACA JUGA:Bocah 13 Tahun Tenggelam di Saluran Irigasi di Gandrungmangu, Cilacap

"Target tahun depan naik 1,6 persen atau Rp 1.175.206.300," ucapnya. 

Menurutnya, ada beberapa faktor yang menyebabkan capaian target belum bisa optimal. Salah satunya adalah pada saat libur lebaran, kunjungan wisatawan ke obyek wisata yang dikelola UPTD Purwomas belum maksimal.

"Musim libur Idul Fitri di Pangsar, ada kendala akses masuk. Karena dibuat pembatas jalan. Karena harus belok jauh. THR Pangsar, hampir tidak ada pengunjung saat itu. Kebetulan juga posko PAM juga ditempatkan di depan pintu Pangsar, jadi seolah tutup padahal tidak," paparnya. 

BACA JUGA:Berbagai Jenis Keju di Dunia yang Lezat dan Bergizi

Faktor selanjutnya, adalah adanya penambahan obyek wisata baru yang ada di Kabupaten Banyumas. Penambahan tersebut ia nilai, menyebabkan adanya perubahan minat wisatawan untuk berkunjung ke obyek wisata Purwomas. 

"Bahwa daya tarik wisata yang ada di Banyumas di 2022 - 2023 obyek wisata yang bertambah cukup banyak. Ini menyebabkan adanya pergeseran destinasi wisata, ini jadi saling berpengaruh," paparnya. 

Lanjut, meski berat pihaknya tetap berupaya mengejar capaian retribusi obyek wisata UPTD Purwomas semaksimal mungkin. 

BACA JUGA:Stunting Jadi Salah Satu Indikator Kemiskinan Ekstrem

"Kalau kita berupaya kolaborasi dengan EO agar bisa melaksanakan kegiatan di lokasi wisata yang kami kelola. Sewa kios juga agar bisa membayar tepat," pungkasnya. (aam)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: