Dua Motor Handmade Karya M Yusuf Adib Mustofa, Owner Bengkel Psycho Engine Indonesia, Tampil Sampai ke Jepang

Dua Motor Handmade Karya M Yusuf Adib Mustofa, Owner Bengkel Psycho Engine Indonesia, Tampil Sampai ke Jepang

Naga V, sepeda motor karya Yusuf bermesin lima silinder sudah dipamerkan sampai Mandalika dan Jepang.-yudha Iman Primadi/Radarmas-

KARYA-KARYA sepeda motor M Yusuf Adib Mustofa spektakuler. Berkat racikan konfigurasi mesin yang berbeda dari kebanyakan sepeda motor pada umumnya, membuat sosok Yusuf, owner Bengkel Psycho Engine Indonesia yang bermarkas di Jalan Bumi Perkemahan Kendalisada, Banyumas dikenal luas di kalangan penggemar modifikasi. Sarat akan prestasi, dua motor karyanya yang diberi nama Naga V dan Kanjeng Nyai sudah pernah tampil di Jepang tahun 2016 dan 2018, pada ajang Yokohama Hodrod Custom Show.

YUDHA IMAN Primadi, Banyumas

Tidak sulit mencari lokasi Bengkel Psycho Engine Indonesia milik M Yusuf Adib Mustofa. Berada dalam komplek Bumi Perkemahan Kendalisada. Dengan letak bengkel yang "tersembunyi" semakin menarik minat banyak orang untuk datang melihat motor-motor karyanya. Selasa (23/5) siang, Radarmas menemuinya di bengkel untuk mengenal Psycho Engine lebih dalam.

Pertama kali memasuki bengkel yang sudah berdiri 20 tahun lamanya ini, motor-motor dengan tampilan dan mesin yang berbeda langsung menusuk mata. Di dalam ruang kerjanya, terparkir satu motor yang diberi nama Naga V. Dengan mesin lima silinder yang sukses dicangkokkan Yusuf, Naga V sudah tampil sampai ke Jepang pada ajang Yokohama Hodrod Custom Show. Di lingkup nasional, sepeda motor karyanya sudah dipamerkan di Sirkuit Mandalika saat gelaran World Superbike (WSBK) di Lombok tahun 2022 dan membawanya menonton secara langsung WSBK dari Mandalika.

"Belajar dari buku. Sebelum ada Google belajar dari buku. Jadi kalau orang sekarang belajar itu gampang sekali. Punya kesulitan apa tinggal pencet Google. Dulu ya saya salah satu yang mengisi Google," katanya.

Dikenal akan kemampuan dalam meracik mesin ditambah keaktifannya di banyak kalangan komunitas motor membuat pria asli Blitar yang telah tinggal di Banyumas selama 28 tahun ini telah dikenal sampai mancanegara dengan Psycho Enginenya. Lulusan SMK Bina Teknologi (Bintek) angkatan keempat tersebut membuat karya sepeda motor yang aneh-aneh diluar nalar karena kesukaannya dengan mesin. Menjalankan hobinya tersebut, prinsip yang dipegangnya wajib memiliki semua keterampilan.

"Bukan orang lain yang kerjakan kita yang berpikir. Semua dikerjakan sendiri disini (Psycho Engine). Mulai dari las karbit, argon, listrik, Co2 sampai bubut saya bisa semua. Jika sudah punya keterampilan menyeluruh ketika salah tinggal diulang," terang Yusuf.

Disinggung mengenai sepeda motor mini dua stroke 200 CC dua silinder karyanya yang menggunakan roda pesawat terbang, hal itu hanya untuk mencari sensasi selain pertimbangan ban pesawat yang jauh lebih ringan dibandingkan ban sepeda motor umumnya. Untuk harga dirinya membeli satu ban pesawat bekas seharga Rp 800 ribu. Jauh lebih murah dibandingkan harga barunya yang mencapai Rp 4 juta per ban. Untuk saat ini dirinya sedang menggarap sepeda motor dengan mesin menjadi dua silinder yang nantinya dikirim ke Bali. Karya fenomenal yang diklaimnya menjadi yang pertama di Indonesia salah satunya merubah Vespa dari dua tak menjadi empat tak pada tahun 2003.

"Rata-rata yang masuk lebih ke ubahan mesin. Dari hanya satu silinder menjadi dua, tiga, empat sampai lima silinder. Paling sering sepeda motor pabrikan Jepang. Sekarang lagi musim sepeda motor matic jadi dua tak. Pokoknya spesialis engine nyata," jawabnya.

Berbicara harga jasa merubah mesin dari satu silinder ke lebih banyak silinder di Bengkel Psycho Engine miliknya, dipastikannya bervariasi. Untuk sepeda motor bebek dari satu silinder menjadi dua silinder ada yang Rp 14 juta dan Rp 16 juta.

Untuk sepeda motor besar rata-rata Rp 20 juta sampai Rp 26 juta. Lebih mahal dari itupun ada semua tergantung dari kualitas barang yang dipasang.

Khusus Harley Davidson merubah dua silinder menjadi tiga silinder bisa sampai Rp 100 juta untuk jasa dan sparepartnya. Adapun untuk ketahanan mesin hasil karya Psycho Engine semua dijaminnya aman.

Sementara untuk jasa pembuatan bodi sepeda motor sesuai pesanan di Psycho Engine mulai dari nominal Rp 30 juta. Rekor orderan yang paling mahal yang pernah diterimanya Rp 170 juta dengan membuat sepeda motor full handmade 1.000 CC dua silinder pesanan kolektor dari Jakarta. Bengkel Psycho Engine saat ini banyak dikenal utamanya bukan karena sering dimuat media.

"Saya baru berhenti turing sepeda motor tujuh tahun. Sebelumnya saya turing pernah sampai Medan dan Timor Timur dengan motor karya sendiri. Pemasaran terbaik yang bisa sampai ke hati orang dari mulut ke mulut ya melalui turing. Bengkel kalau mau orrdernya banyak menurut saya turinglah. Jika motormu kuat akan menjadi nama yang diingat," pungkas Syamsul. (yda)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: