Takut ODGJ Kabur, Warga Sekitar Minta Tembok Rumah Singgah Ditinggikan

Takut ODGJ Kabur, Warga Sekitar Minta Tembok Rumah Singgah Ditinggikan

Ketinggian tembok keliling rumah singgah Pasir Lor diminta minimal empat meter.-yudha Iman Primadi/Radarmas-

PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID - Respon masyarakat terkait pembangunan rumah singgah di Desa Pasir Lor, beraneka ragam.

Masukan yang diusulkan warga sekitar, agar tembok kelliling rumah singgah ditinggikan.

Keinginan warga, tinggi tembok keliling minimal 4 meter.

Agar tidak ada rasa takut orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) ada yang kabur.

BACA JUGA:Ini Acara Imlek 2023 di Klenteng Hok Tek Bio Purwokerto

Kepala Dusun I Desa Pasir Lor, Aris Setyadi mengatakan, sosialisasi pendirian rumah singgah terakhir dilaksanakan Selasa (10/1) kemarin.

Pada sosialisasi tersebut sekaligus menyampaikan pemahaman terkait rumah singgah di Desa Pasir Lor, pada Ketua RT 4 RW 3 yang baru

"Respon warga biasa saja, malah ada yang menyambut baik," katanya saat ditemui Radarmas, Senin (16/1).

BACA JUGA:Biawak Bikin Kaget Warga Sidanegara, Damkar Turun Tangan

Aris menjelaskan, jumlah rumah yang berbatasan langsung dengan tembok keliling rumah singgah di eks kawedanan ada 8 rumah.

Tepatnya di RT 4 RW 3.

Saat pekerjaan perbaikan pendopo eks kawedanan dan tembok keliling tahun lalu, penghuni ke 8 rumah tersebut tidak ada yang komplain.

"Karena prosesnya sesuai dengan batas bangunan," ujar Aris.

BACA JUGA:Empat Jenis Pajak Ini Tak Lampaui Target Pendapatan Pajak Banyumas

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: