Penanganan Normalisasi Sungai di Cilacap Timur Tak Kunjung Terealisasi

Penanganan Normalisasi Sungai di Cilacap Timur Tak Kunjung Terealisasi

Kepala Pelaksana BPBD Cilacap, Wijonardi saat diwawancarai, Senin (17/10)-RAYKA/RADARMAS-

CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - Bencana alam banjir di wilayah Kabupaten CILACAP pada Oktober 2022 ini, dinilai menjadi bencana banjir yang luar biasa.

Hal ini diungkapkan Kepala Pelaksana BPBD Cilacap, Wijonardi. 

"Banjir kali ini yang luar biasa, sekarang ini ada 15 kecamatan ada 45 desa se kabupaten yang terdampak. Ditambah tanah longsor dan angin kencang," kata Wijonardi, Senin (17/10). 

BACA JUGA:Otak Aksi Pemerasan Mengaku Petugas Bea Cukai Masih Buron

Dikatakan Wijonardi, pihaknya pun cukup kecewa terhadap penanganan normalisasi sungai di wilayah Cilacap bagian timur.

Pasalnya, kegiatan normalisasi tak kunjung terealisasi. 

Menurutnya, normalisasi sungai di wilayah timur tersebut, merupakan wilayah kerja Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak. 

BACA JUGA:Pelaku Pemerasan 'Ngaku' Petugas Bea Cukai, Sudah Beraksi di Tiga Lokasi

"Karena keterlambatan penanganan saya belum mengerti kenapa. Tidak seperti di wilayah barat penanganan BBWS Citanduy yang cepat. Asumsi saya, mungkin karena jarak jauh, dari Jogja Cilacap yang memakan waktu cukup lama," kata Wijonardi.

Kendati demikian, pihaknya pun berharap kegiatan normalisasi sungai di wilayah timur bisa segera terlaksana.

BACA JUGA:Lakukan Pemerasan, 6 Pelaku 'Ngaku' Petugas Bea Cukai Ditangkap

Hal ini bertujuan untuk mengurangi kejadian banjir di wilayah Cilacap timur. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: