Pelaksanaan AKMI Sebagian Madrasah di Banyumas Dibayangi Keterbatasan Laptop

Pelaksanaan AKMI Sebagian Madrasah di Banyumas Dibayangi Keterbatasan Laptop

Tidak seperti ANBK, soal AKMI bisa dikerjakan dengan handphone android oleh siswa.-Foto Yudha Iman P / Radar Banyumas -

PURWOKERTO - Pekan ini KaKanKemenag Banyumas telah melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) pelaksaanaan Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI) di sebagian MI wilayah Kebasen dan Rawalo. 

Didampingi Kepala MI Ma’arif NU Randegan Kebasen, Komarudin, SAg dan Kepala MI Ma’arif NU Tipar Rawalo, Musrifatul Amaniyah, SPdI, Kepala Kantor memastikan pelaksanaan AKMI berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Kepala MI Ma’arif NU Randegan Kebasen, Komarudin mengatakan pelaksanaan AKMI di MI Ma’arif NU Randegan mengikuti jadwal di Gelombang II pada tanggal 21 dan 22 September 2022 serta gelombang III tanggal 24 dan 26 September 2022. 

"Jumlah peserta untuk putra 26 anak dan putri 12 anak," katanya.

Komarudin mengungkapkan pelaksanaan AKMI tahun ini berjalan lancar meski masih dibayang-bayangi dengan keterbatasan unit laptop yang dimiliki madrasah serta sebagian sarpras yang kurang standar.

"Harapan kami pemerintah lebih memperhatikan kondisi madrasah berikut dengan segala kendala yang dihadapi," katanya.

Tidak berbeda dengan yang disuarakan oleh Kepala MI Ma’arif NU Randegan, Kepala MI Ma’arif NU Tipar Rawalo, Musrifatul Amaniyah menyampaikan bahwa kendala sarana prasarana serta koneksi yang kurang memadai membayangi madrasahnya.

"Seperti belum adanya koneksi internet secara langsung membuat sedikit kendala internet di madrasah. Hal ini tidak banyak mengganggu pelaksanaan AKMI," jelasnya. (yda)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: