Pelaku UMKM Minta Pemkab Banyumas Gelar Operasi Pasar Telur

Pelaku UMKM Minta Pemkab Banyumas Gelar Operasi Pasar Telur

Pedagang Sembako di Pasar Manis Purwokerto mengambil telur untuk ditimbang, Senin (22/8).-Foto Laily Media / Radar Banyumas -

PURWOKERTO - Naiknya harga telur membuat pelaku usaha menjerit. Salah satu pelaku usaha asal Purwokerto Dewi Okta (42) berharap pemerintah daerah, bisa menggelar operasi pasar. 

"Operasi pasar boleh juga. Jangan terpaut tipis harganya dengan toko," kata dia. 

Dewi melihat, pelaku usaha UMKM makanan basah kurang diperhatikan oleh pemerintah daerah. Terutama dalam hal pemasaran. 

"Pemerintah lebih mengeluhkan-eluhkan makanan kering. Makanan basah dianak tirikan," paparnya. 

Lanjut, untuk telur ia biasa membeli 20 kg telur untuk produksi dua hari. Bukan hanya telur, tepung terigu ia sebut juga harganya meroket. 

"Terigu belum satu tahun naik Rp 50 ribu satu sak 25 kg Rp 251 ribu,  sebelumnya Rp 170 ribu," pungkasnya. (aam)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: