Awal Mulus Tuan Rumah

Awal Mulus Tuan Rumah

[caption id="attachment_100613" align="aligncenter" width="100%"] IMPRESIF: Ghozali Rahmanmenymbang stu gol kemenangan Persiba Balikpapan di laga perdana penyisihan grop C kontra Semen Padang dalam pertandingan yang berlangsung di SyadionPersiba, Senin (29/2), kemarin. Beruang Madu menang dengan skor 2-1.GUSTI AMBRI/KALTIMPOST[/caption] 1 Semen Padang vs Persiba 2 BALIKPAPAN – Persiba Balikpapan berhasil memanfaatkan status tuan rumah untuk bisa mendulang tiga angka pada Piala Gubernur Kalimantan Timur (PGK). Keamrin (29/2) mereka berhasil mengalahkan salah satu lawan yang disinyalir berat, Semen Padang, dengan skor 2-1 (2-0). Tampil di depan ribuan Balistik-sebutan pendukung Persiba-membuat motivasi bertarung tim berjuluk Beruang Madu itu meningkat tajam. Mereka mampu mendominasi jalannya pertandingan. ’’Hasil hari ini (kemarin) bisa menjadi motivasi yang bagus untuk laga kami selanjutnya. Namun, masih ada catatan kami yang harus diperbaiki, yakni kondisi fisik yang sudah drop di 15 menit terakhir. Itu tidak boleh terjadi lagi di partai berikutnya,’’ tutur Eduard Tjong, pelatih Persiba seusai laga. Jalannya laga yang digelar di Stadion Persiba itu memang layak apabila didominasi oleh Persiba. Mereka mampu mencetak skor terlebih dahulu melalui sepakan penalti Eddie Foday Boakay di menit ke-35. Penalti diberikan setelah Vendry Mofu dianggap melakukan handball oleh wasit. Sontak, gol tersebut membuat mental pemain Kabau Sirah-julukan Semen Padang-kian drop. Terbukti, dua menit berselang Persiba mampu memperlebar selisih gol mereka dengan lawannya. Proses dari gol yang dicetak Ghazali Muharam itu pun sangat cepat. Para pemain Persiba menerapkan pressing ketat ke jantung pertahanan Semen Padang. Hengki Ardiles dan kawan-kawan yang belum siap pasca gol pertama Persiba hanya bisa pasrah saat tendangan kaki kanan Ghazali membobol gawang Jandia Eka Putra. Kedudukan 2-0 untuk keunggulan tuan rumah bertahan hingga babak pertama selesai. Memasuki babak kedua, Semen Padang mengambil inisiatif untuk menekan dan mengawali serangan. Upaya tersebut tidak sia-sia. Berawal dari pelanggaran yang dilakukan bek Persiba kepada Nur Iskandar, titik putih kembali ditunjuk wasit. Irsyad Maulana yang bertindak sebagai eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dengan sempurna. Gol penalti mantan penggawa Arema tersebut terjadi saat babak kedua masih berusia enam menit dan sukses memberi angin untuk timnya agar bisa mengejar ketertinggalan.. Para penggawa Semen Padang kian bersemangat untuk mengepung Persiba. mereka. Tetapi, beberapa peluang emas yang diciptakan Irsyad Maulana dan Nur Iskandar masih belum bisa menembus pertahanan dari Persiba. Di tengah usaha untuk mengejar deficit gol itu, Semen Padang harus bermain dengan seupuluh orang. Hal itu merupakan imbas dari dikartumerahkannya Defri Rizki pada masa injury time. Keunggulan 2-1 bagi Persiba pun menjadi penutup laga. ’’Perjuangan kami sudah maksimal. Kami sudah berusaha mengejar di babak kedua, namun hasil tidak berpihak,’’ ujar Nilmaizar, pelatih Semen Padang. Dengan kekalahan ini, praktis dua laga selanjutnya bagi Semen Padang, yakni vs Surabaya United (3/3) dan PON Kaltim (6/3), ibarat final. Mereka harus bisa meraup poin penuh untuk menjaga peluang lolos ke semifinal. Sedangkan bagi Persiba, kemenangan kemarin tidak hanya menghadirkan tiga angka perdana, namun juga memudahkan langkah mereka untuk maju ke fase berikutnya. (io/ndu/JPG)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: