Banner v.2

Talud TK di Cimanggu Cilacap Ambrol, BPBD Imbau Warga Waspada

Talud TK di Cimanggu Cilacap Ambrol, BPBD Imbau Warga Waspada

Petugas BPBD beserta Forkopimcam meninjau lokasi talud bangunan taman kanak-kanak di Cimanggu yang ambrol.-BPBD Cilacap untuk Radarmas-

CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - Talud penahan tebing di bangunan TK Sinar Abadi, Desa Panimbang, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Cilacap, ambrol pada Senin (23/2/2026) sekitar pukul 15.00 WIB, setelah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mengguyur wilayah tersebut.

Talud yang berada di Dusun Cikadu, memiliki panjang sekitar 14 meter dan tinggi kurang lebih 2,5 meter. Struktur penahan tebing roboh diduga akibat kondisi tanah yang labil serta tingginya debit air yang meresap ke dalam bangunan.

Kepala BPBD Kabupaten Cilacap, Taryo mengatakan, hujan yang turun cukup lama menyebabkan volume air meningkat dan masuk ke sela-sela talud sehingga memicu longsoran.

"Curah hujan cukup tinggi sehingga tanah menjadi labil. Air yang meresap mendorong struktur talud hingga akhirnya ambrol," ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (24/2/2026).

BACA JUGA:Cuaca Ekstrem Akibatkan Longsor di Cilacap, Sekolah di Cipari Rusak Berat

Akibat kejadian tersebut, satu ruang kelas TK Sinar Abadi yang merupakan aset Pemerintah Desa Panimbang terancam terdampak apabila tidak segera dilakukan penanganan lanjutan. Material longsoran juga sempat menyumbat saluran irigasi di sekitar lokasi.

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun, kerugian material akibat kerusakan talud diperkirakan mencapai sekitar Rp 25 juta," lanjutnya. 

Tim dari UPTD PKBD Majenang bersama unsur Kecamatan Cimanggu, Polsek Cimanggu, Koramil 014 Cimanggu, dan Pemerintah Desa Panimbang telah melakukan peninjauan serta pendataan di lokasi.

Warga juga melakukan kerja bakti membersihkan material longsoran yang menutup saluran air.

Taryo mengimbau, masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi hujan deras susulan yang masih mungkin terjadi.

"Kami minta warga meningkatkan kewaspadaan, terutama yang tinggal di sekitar tebing atau lereng. Jika ada tanda-tanda retakan tanah atau pergerakan, segera laporkan," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: