204 Jamaah Dari Kabupaten Purbalingga Butuh Pendampingan Obat

204 Jamaah Dari Kabupaten Purbalingga Butuh Pendampingan Obat

RAMAH TAMAH : Para jamaah haji asal Kabupaten Purbalingga saat beramah tamah dengan Plt Bupati.DOK RADARMAS PURBALINGGA - Menjelang keberangkatan calon jamaah haji (calhaj) Kabupaten Purbalingga pada 12 Agustus mendatang, sebanyak 204 orang membutuhkan pendimpingan kesehatan. “Masih banyak calhaj yang sudah tua, sehingga saat tercatat memiliki gangguan kesehatan maka tim pendamping harus siap obat maupun alat yang dibutuhkan ketika di tanah suci,” tutur Kepala Dinas Kesehatan Purbalingga drg Hanung Wikantono MPPM melalui Kasi Surveilans dan Imunisasi, Ediyono, Jumat (20/7). Menurutnya, ada 62,9 persen calhaj yang sehat. Kemudian 204 jamaah sehat, namun harus dengan pendampingan. Mereka tetap diperbolehkan berangkat haji. “Ada satu orang yang tidak memungkinkan kesehatannya karena harus menjalani cuci darah dua minggu sekali. Sehingga perlu pendampingan, obat dan alat bantu kesehatan,” tuturnya. Sementara itu, jamaah haji asal Kabupaten Purbalingga tergabung dalam dua kelompok terbang (kloter). Untuk Kloter 88 sebanyak 219 jamaah yang bergabung dengan jamaah dari Kabupaten Banjarnegara, dan kloter 89 sebanyak 333 jamaah bersama calhaj Kabupaten Banyumas. Jamaah kloter 88 sudah harus sampai di embarkasi haji Donohudan Solo pada pukul 08.00 WIB, dan kloter 89 dua jam berikutnya yakni sekitar pukul 10.00. Para jamaah haji Purbalingga akan langsung diberangkatkan menuju Bandara King Abdul Aziz pada 13 Agustus. Sedangkan untuk kepulangan dijadwalkan pada 24 September 2018. Kloter 88 tiba di debarkasi pukul 11.35 dan kloter 89 pukul 13.35. Sehingga jamaah haji akan tiba kembali di Purbalingga pada malam hari. (amr/sus)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: