Banner v.2

Suasana Haru Iringi Pemakaman Kopda (Anumerta) Amin Nurohman

Suasana Haru Iringi Pemakaman Kopda (Anumerta) Amin Nurohman

Prosesi pemakaman Kopda (Anumerta) Amin Nurohman di Buluspesantren Kebumen, Selasa (14/10).--

KEBUMEN-Jenazah Kopda (Anumerta) Amin Nurohman, yang gugur setelah diserang Organisasi Papua Merdeka (OPM) pimpinan Demi Moss di Teluk Bintuni, Papua Barat, dimakamkan di Buluspesantren Kebumen, Selasa (14/10).

Isak tangis keluarga dan sanak saudara mengiringi almarhum ke tempat peristirahatan terakhir.

Almarhum merupakan anggota TNI AD asal Desa Banjurpasar, Kecamatan Buluspesantren. Ia gugur  diserang OPM pada Sabtu, 11 Oktober 2025 lalu. Jenazah Kopda (Anumerta) Amin Nurohman akhirnya tiba di rumah duka pada Senin (13/10) pukul 22.30 WIB.

Jenazah kemudian dimakamkan di pemakaman desa setempat didahului dengan upacara persemayaman atau penyerahan jenazah dari pihak keluarga kepada militer untuk dilakukan pemakaman. Selaku inspektur upacara persemayaman adalah Dandim 0709/Kebumen, Letkol Arm Purba Sudibyo.

Setelah itu, jenazah dibawa pasukan TNI untuk dimakamkan secara militer sekitar pukul 09.50 WIB. Upacara pemakaman militer dipimpin Danrem 072/ Pamungkas, Brigjen TNI Bambang Sujarwo.

Brigjen TNI Bambang Sujarwo selaku Danrem 072/Pamungkas beserta keluarga besar TNI AD mengucapkan turut berduka cita sedalam-dalamnya atas meninggalnya salah satu putra terbaik bangsa, Kopda (Anumerta) Amin Nurohman. 

"Upacara (secara militer) ini sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan atas jasa dan pengorbanan almarhum bagi bangsa dan negara," kata Brigjen TNI Bambang usai pemakaman.

Dia menuturkan, Amin meninggal dunia saat terlibat kontak senjata dengan OPM di Papua. Saat ditanya luka tembak yang dialami Amin, dia tidak tahu persis karena tidak sempat melihat jenazah. Akan tetapi yang jelas tembakan itu mengakibatkan Amin meninggal dunia. 

Menurutnya, Amin merupakan prajurit yang baik, jujur, loyal dan profesional. Sebagai bentuk penghargaan, pangkat Amin dinaikan satu tingkat lebih tinggi dari semula Praka menjadi Kopda (Anumerta).

"Karena gugur di tempat tugas demi bangsa dan negara, dinaikan satu tingkat lebih tinggi menjadi Kopda (Anumerta)," terangnya.

Diketahui Amin telah bertugas di Papua selama 2 bulan. Amin gugur saat penugasan yang ketiga kalinya di Papua. Sebelumnya Amin pernah bertugas di Papua pada 2021 dan 2022

Seperti diketahui, OPM pimpinan Demi Moss melakukan penyerangan di Kampung Moyeba, Distrik Moskona Utara pada Sabtu (11/10) sekitar pukul 13.30 WIT. Pelaku melepaskan tembakan saat tim anjangsana Pos Moyeba Satgas Yonif 410/Alugoro menemui warga. Penyerangan tersebut membuat almarhum yang saat itu berpangkat Praka (Prajurit Kepala) gugur.

Sementara itu, duka mendalam  juga meliputi perasaan Dea, kekasih sekaligus tunangan dari  Kopda (Anumerta) Amin Nurohman. Dea didampingi orang tuanya tak kuasa menahan tangis melihat prosesi pemakaman kekasihnya.

Dea telah menjalin hubungan asmara dengan Amin selama 4,5 tahun. Keduanya berencana melangsungkan pernikahan selepas Amin menjalankan tugas di Papua.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: