Banner v.2

Belum Ditemukan Kasus Covid-19 Stratus di Purbalingga

Belum Ditemukan Kasus Covid-19 Stratus di Purbalingga

Kepala Dinas (Dinkes) Kabupaten Purbalingga dr Jusi Febrianto.-Dok Radarmas-

PURBALINGGA, RADARBANYUMAS.CO.ID - Meski Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan varian baru Covid-19, yakni XFG atau Stratus melonjak di Indonesia. Namun, di Kabupaten Purbalingga belum ditemukan kasus pasien Covid-19 Stratus.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas (Dinkes) Kabupaten Purbalingga dr Jusi Febrianto kepada Radarmas, Selasa, 13 Agustus 2025.

"Tidak ada (tidak ditemukan kasus Covid-19 stratus di Kabupaten Purbalingga, red)," ungkapnya.

Meski demikian Dinkes Kabupaten Purbalingga meminta kepada masyarakat waspada dengan penyebaran Covid-19 varian baru tersebut. Yakni, dengan menjaga Kesehatan, terutama yang bepergian ke luar negeri.

BACA JUGA:Gelombang Baru Covid-19, Cilacap Perkuat Kesiapsiagaan

Kemenkes mencatat, kasus penyebaran Covid-19 Stratus mulai menyebar dengan cepat, termasuk di Indonesia. Meskipun memiliki risiko rendah, Kemenkes meminta masyarakat untuk mengetahui gejala dan penanganannya.

Kasus Covid-9 Startus pertama kali ditemukan pada Januari 2025 lalu. Kasus positif kumulatif, pada tahun 2025 terbanyak dilaporkan di DKI Jakarta, Jawa Timur, Banten, Jawa Barat, Sumatera Selatan, dan DI JogJakarta.

Kemenkes meminta masyarakat waspada varian Stratus, terutama bagi lansia dan masyarakat yang memiliki penyakit komorbid. 

Diketahui, pencegahan serupa dengan era pandemi, yakni melalui imunisasi, memakai masker, cuci tangan, menjaga kesehatan secara umum, serta isolasi mandiri atau ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala.

BACA JUGA:Masih Ada Calon Jemaah Haji Banyumas yang Belum Vaksinasi Covid-19

Gejalanya varian ini sama dengan varian sebelumnya. Yakni, sesak napas, kehilangan atau perubahan indra penciuman dan perasa, kelelahan, demam atau menggigil, hidung tersumbat atau berair, nyeri otot, batuk terus-menerus, sakit tenggorokan, suara serak atau parau, sakit kepala, diare, serta hilangnya nafsu makan, dan mual. (tya)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: