Banner v.2

Prangko Edisi Pendiri Bangsa, Mengenang Perjuangan di HUT ke-80 RI

Prangko Edisi Pendiri Bangsa, Mengenang Perjuangan di HUT ke-80 RI

Prangko Edisi Pendiri Bangsa, Mengenang Perjuangan di HUT ke-80 RI --

RADARBANYUMAS.CO.ID - Direktur The Wahid Institute, Yenny Wahid, menyambut positif langkah pemerintah meluncurkan prangko edisi para pendiri bangsa. Ia menilai peluncuran ini menjadi cara efektif untuk menumbuhkan semangat meneladani perjuangan para pahlawan nasional.

Sebagai cucu K.H. Wahid Hasyim, Yenny hadir untuk menerima penghormatan dalam peluncuran tersebut. Sosok K.H. Wahid Hasyim sendiri menjadi salah satu dari 17 tokoh yang masuk ke dalam seri prangko istimewa itu.

Yenny mengungkapkan rasa bahagia karena peluncuran ini tidak hanya sekadar penerbitan prangko, tetapi juga momentum untuk menghidupkan kembali nilai perjuangan kemerdekaan. Menurutnya, prangko ini menjadi pengingat penting akan jasa tokoh bangsa dalam membangun Indonesia.

Ia menegaskan, perayaan ini menjadi ajang refleksi tentang makna kemerdekaan sekaligus tantangan mewujudkan keadilan sosial. Bagi Yenny, kesejahteraan dan kemakmuran rakyat adalah tujuan utama kemerdekaan yang harus terus diperjuangkan.

BACA JUGA:Pertumbuhan Ekonomi Jateng 5,28%, UMKM dan Digitalisasi Jadi Penopang

Yenny juga mengajak generasi muda untuk tidak melupakan sejarah, khususnya pengorbanan para pejuang kemerdekaan. Ia menekankan bahwa kemerdekaan diraih melalui perjuangan panjang yang patut disyukuri dengan kontribusi positif bagi bangsa.

Menurutnya, setiap orang bisa berperan sesuai kemampuan masing-masing untuk kemajuan Indonesia. Ia menutup dengan ajakan agar seluruh rakyat saling membantu demi menguatkan persatuan dan memperkuat bangsa.

Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, menyampaikan bahwa peluncuran prangko ini merupakan bagian dari perayaan HUT ke-80 RI. Ia menilai prangko menjadi media berharga untuk merekam peristiwa sejarah besar, termasuk peran tokoh di Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).

Fadli menegaskan bahwa sebelumnya belum pernah ada prangko bergambar anggota BPUPKI yang telah mempersiapkan kemerdekaan jauh sebelum 1945. Melalui peluncuran ini, ia berharap masyarakat semakin menghargai arti pengorbanan para pendiri bangsa.

BACA JUGA:Gemerlap Sinar Lights Wonderland Bakal Warnai Grand Maerakaca Taman Mini Jawa Tengah

Prangko edisi para pendiri bangsa ini dicetak terbatas hanya 500 set pada tahap awal. Setiap set dilengkapi dengan booklet berisi informasi 79 tokoh, termasuk Soekarno, Mohammad Hatta, Margono Djojohadikoesoemo, dan K.H. Wahid Hasyim.

Prangko tersebut akan didistribusikan melalui Museum Nasional dan Museum Naskah Proklamasi di Jakarta. Kerja sama dengan PT Pos dilakukan untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan nilai eksklusifnya tetap terjaga.

Dirjen Pelindungan Kebudayaan, Restu Gunawan, menambahkan bahwa pembuatan prangko ini cukup menantang karena gambar tokoh harus diproses ulang layaknya mencetak mata uang rupiah. Hal ini dilakukan agar hasil cetakan memiliki detail dan kualitas tinggi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: