Banner v.2

DPRD Dorong Event di Kota Lama Banyumas, Akses Trans Banyumas Dinilai Jadi Pemantik Wisata

 DPRD Dorong Event di Kota Lama Banyumas, Akses Trans Banyumas Dinilai Jadi Pemantik Wisata

Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Banyumas Dedi Supriyanto -JUNI R/RADARMAS-

PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID – Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Banyumas, Dedi Supriyanto, mendorong agar lebih banyak event digelar di kawasan Kota Lama Banyumas. Menurutnya, langkah tersebut sangat diperlukan untuk mengembangkan potensi pariwisata sekaligus menghidupkan kembali daya tarik kawasan bersejarah di wilayah Banyumas Selatan.

“Saya pikir kita terkait dengan wisata itu sendiri. Yang harus kita lakukan adalah memperbanyak event dan yang kedua adalah meningkatkan promosi,” ujarnya. Ia menilai, tanpa aktivitas dan agenda rutin yang menarik, potensi Kota Lama Banyumas sulit berkembang secara optimal.

Dedi menuturkan, saat ini Trans Banyumas sudah melayani hingga wilayah Banyumas Selatan, termasuk kawasan Kota Lama Banyumas. Dengan dukungan akses transportasi umum yang semakin mudah dan nyaman, ia menilai tidak ada lagi alasan Kota Lama Banyumas sulit dijangkau atau kurang diminati wisatawan.

“Yang jelas kami di DPRD sebagai wakil masyarakat menyambut baik adanya Trans Banyumas yang kemudian merambah ke wilayah Kota Lama. Harapannya, ini nanti warga entah dari Purwokerto atau dari luar daerah yang mungkin ingin berwisata ke Kota Lama di Banyumas ini aksesnya lebih mudah,” ujarnya.

BACA JUGA:Tugu Titik Nol Kota Lama Cilacap Diresmikan, Jadi Simbol Sejarah dan Masa Depan Cilacap

Ia juga mendorong organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar lebih kreatif dan inovatif dalam melakukan promosi wisata. Menurutnya, promosi harus dibarengi dengan agenda kegiatan yang jelas, terkurasi, dan terukur agar mampu menarik minat wisatawan secara berkelanjutan.

“Yang paling utama memperbanyak event wisata ataupun budaya yang tentunya sudah terkurasi dan terukur,” kata Dedi. Ia menambahkan, Kecamatan Banyumas memiliki karakter kuat yang bisa diangkat melalui konsep event tertentu.

“Kecamatan Banyumas sendiri itu sebenarnya lebih identik dengan event budaya, event budaya wisata heritage,” ucapnya. Kekayaan sejarah dan budaya tersebut dinilai menjadi modal penting untuk memperkuat branding Kota Lama Banyumas sebagai destinasi wisata.

Muara dari seluruh upaya tersebut, Dedi berharap akses transportasi yang semakin mudah dibarengi dengan banyaknya event akan mendorong pergerakan ekonomi masyarakat. Kehadiran wisatawan di kawasan Kota Lama diharapkan mampu menghidupkan sektor usaha lokal.

BACA JUGA:Kampung Inggris UMP Gelar “English That Sells” di Kota Lama Banyumas, Dorong UMKM dan Wisata Siap Hadapi Turis

“Dengan adanya destinasi wisata di kota lama kemudian banyak orang datang ke sini. Mudah-mudahan ini kemudian akan menggeliatkan perekonomian di wilayah Kecamatan Banyumas khususnya dan sekitarnya,” pungkasnya. (res)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait