Banner v.2

Koridor 4 Trans Banyumas Resmi Beroperasi 1 Januari, Layani Selatan hingga Kota Lama Mulai Pukul 04.45

Koridor 4 Trans Banyumas Resmi Beroperasi 1 Januari, Layani Selatan hingga Kota Lama Mulai Pukul 04.45

LAUNCHING. Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono (batik korpri) bersama dengan Anggota DPR RI Komisi V Novita Wijayanti (kerudung putih) meresmikan BTS Trans Banyumas Koridor -JUNI R/RADARMAS-

PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID - Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono bersama dengan Anggota Anggota DPR RI Komisi V Novita Wijayanti, melaunching  BTS Trans Banyumas Koridor 4 Terminal Bulupitu - Terminal Kejawar RSUD Banyumas, Senin 29 Desember 2025 di Bale Adipati Mrapat Kecamatan Banyumas. Koridor 4 sendiri bakal resmi melayani masyarakat Banyumas bagian Selatan per 1 Januari nanti. 

Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menuturkan, kehadiran Trans Banyumas semakin diminati oleh masyarakat. Sampai dengan 27 Desember ini, sudah lebih dari satu juta masyarakat menggunakan Trans Banyumas sebagai moda transportasi untuk mendukung mobilitas. 

"Kehadiran Koridor 4 ini selain menjadi penghubung aktivitas masyarakat, pelaku UMKM, pelajar, mahasiswa. Masyarakat memiliki akses yang lebih mudah dan efisien dan sangat mendukung ICP yang sudah dicanangkan KemenPU," kata dia. 

Menurutnya, banyak masyarakat di Kabupaten Banyumas yang menginginkan agar layanan Trans Banyumas bisa menjangkau ke seluruh wilayah Banyumas. 

BACA JUGA:Bus Trans Jateng Terbakar di Jalan Gerilya, Diduga Dipicu Korsleting

"Masyarakat Lumbir pada meminta Trans Banyumas sampai sana, ini penambahan koridor bukan penambahan bus loh ya. Jadi koridor 4 itu punya prospek yang sangat bagus," ujarnya. 

Dengan layanan Trans Banyumas yang melayani sampai Kota Lama Banyumas dan sekitarnya ia sebut, selaras dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Banyumas dalam mendorong pariwisata di Kecamatan Banyumas. 

"Saya mendorong agar di Kedunguter ada dermaga. Sehingga orang mau melihat Banyumas Tempo dulu cukup ke Banyumas, nanti bisa lihat batik, kampung nopia, saya punya angan-angan Banyumas menjadi seperti Prambanan ada pentas sendratari Ramayana satu bulan sekali diadakan pentas seni, dan kuliner," jelasnya. 

Terkait dengan skema pendanaan ia sebut, pihaknya terus berupaya berkomunikasi dengan pemerintah pusat agar Trans Banyumas tetap bisa mendapatkan subsidi dari APBN. Disamping itu, Pemerintah Kabupaten Banyumas ia sampaikan, telah mengalokasikan Rp 15 miliar untuk membiayai operasional Trans Banyumas di tahun depan. 

BACA JUGA:Segera Dilalui Trans Banyumas, Jalan Pekaja Belum Mulus

"Kemudian subsidi sudah ada perjanjian, tetapi sampai tahun 2026 ini masih ada subsidi tidak full dari APBN, dibantu mba Novi (Anggota DPR RI Komisi V Novita Wijayanti) kemarin, terus ad ditambah lagi katanya. Kita menyediakan Rp 15 miliar, dari pusat itu Rp 24 miliar, baru Rp 12 miliar tapi rencananya Pak menteri sudah berkomunikasi dengan mba Novi ditambah Rp 12 miliar lagi, Insyaallah aman," jelasnya. 

Untuk tahun 2027 ia sebut, sudah tidak ada lagi subsidi dari APBN untuk operasional Trans Banyumas. 

Sementara itu, Anggota DPR RI Komisi V Novita Wijayanti menuturkan, dengan hadirnya koridor 4 ini pihaknya berharap bisa membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat untuk bisa beraktivitas, baik untuk bekerja,bersekolah, berdagang maupun mengakses layanan kesehatan dan pelayanan publik lainnya.

"Beberapa manfaat yang nyata dari peresmian koridor ini antara lain adalah ; 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: