Banner v.2

Order Mulai Normal, Perusahaan "Berebut" Pekerja

Order Mulai Normal, Perusahaan

DITAMBAH: Aktivitas karyawan di salah satu perusahaan rambut palsu di Purbalingga. (ADITYA/RADARMAS) PURBALINGGA - Order rambut palsu dan bulu mata palsu ke sejumlah perusahaan besar di Kabupaten Purbalingga, mulai kembali normal. Bahkan, mereka juga sudah mulai memberikan order ke perusahaan lain, yang skalanya lebih kecil. Hal itu dijelaskan oleh Ketua Asosisiasi Pengusahan Indonesia (Apindo) Kabupaten Purbalingga Rocky Djungjunan kepada Radarmas, Minggu (5/6). "Perusahaan besar biasanya hanya menerima order-order bedar dari buyer. Jika mendapatkan order yang kecil, akan diberikan ke perusahaan lain yang skalanya lebih kecil," jelasnya. Dia menambahkan, saat ini perusahaan-perusahaan besar muai kebanjiran order besar. Sehingga, orde-order skala keci diserahkan ke perusahaan yang lebih kecil. "Ini membuktikan order dari buyer luar negeri sudah mulai normal," tambahnya. Hal itu, juga berimbas terhadap keterserapan pekerja di kabupaten Purbalingga. "Karena order mulai membaik, perusahaan juga mulai menambah pekerja lagi. Sehingga, sejumah perusahaan sudah mulai membuka lowongan pekerjaan dengan jumlah ribuan orang," lanjutnya. Dijelaskan olehnya, order yang masuk tak hanya berasal dari Benua Amerika. Order dari benua Eropa juga sudah mulai masuk. Namun, diakui olehnya skalanya masih belum sebesar order dari benua Amerika. "Buyer yang sebelumnya order ke Cina, sekarang sudah mulai kembali order ke Purbalingga. Sebab, dengan kualitas yang sama harga di Purbalingga lebih murah," jelasnya. https://radarbanyumas.co.id/mayoritas-pabrik-di-purbalingga-belum-punya-slf/ Namun, saat ini kualitas produksi perusahaan lokal di Purbalingga masih menjadi permasalahan tersendiri. Sebab, banyak perusahaan yang masih belum bisa memenuhi standar dari buyer. "Kami berharap perusahaan-perusahaan lokal bisa meningkatkan standar kualitas produksinya," lanjutnya. (tya)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: