WNA Ukraina Dikeroyok 5 Bule di Bali, Dianiaya dan Disekap
Aksi 5 bule terlibat insiden pengeroyokan viral di media sosial. (Istimewa)
DENPASAR - Nasib apes dialami warga negara asing (WNA) berkebangsaan Ukraina berinisial OZ, 54. Korban mengaku disekap dan dianiaya lima orang bule yang mengaku anggota polisi internasional kemarin (2/2). OZ menjadi korban aksi brutal lima bule di depan Luxury Lime Villas Jalan Subak Sari, Banjar Tegal Gundul, Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung sekitar pukul 12.30 WITA.
Aksi penganiayaan ini bahkan sempat direkam seseorang dan viral di media sosial.
"Iya, kami terima laporan (penganiayaan) atas nama yang bersangkutan sebagai korban," kata Kapolsek Kuta Utara Kompol Putu Diah Kurniawandari.
Kompol Diah Kurniawandari mengatakan laporan tersebut diterima pada hari Rabu (2/02) sekitar pukul 15.15 WITA terkait pencurian (jambret) yang berujung pada kasus penganiayaan.
Kejadian bermula saat korban bersama temannya mendatangi Villa Lime untuk menanyakan hilangnya motor Honda PCX miliknya yang disewa salah satu pelaku. Namun, pelaku tidak mau bertanggung jawab atas hilangnya motor tersebut dan menuduh saksi mencuri sepeda motor itu.
Pelaku justru menelepon temannya. Tidak lama kemudian datang 4 orang yang tidak dikenal dan mengaku sebagai polisi internasional dengan menggunakan mobil Fortuner warna hitam tanpa nomor polisi. Para pelaku yang datang juga mengenakan penutup muka dan membawa tongkat baseball. Mobil yang mereka kendarai juga menggunakan rotator dan dibunyikan.
Mereka datang ke reception Lime Luxury Villas dan langsung memukul korban. Tak hanya itu, mereka juga menyeret korban sampai ke mobil. Di dalam mobil, korban kembali dianiaya oleh para pelaku. Di dalam mobil para pelaku berusaha mengikat korban.
Para pelaku lalu membawa paksa saksi dan korban menaiki mobil untuk dibawa ke arah Kediri, Tabanan, Bali.
https://radarbanyumas.co.id/bikin-heboh-jagad-maya-viral-video-wikwik-selebgram-cantik-di-bali/
“Di sana mereka menyekap korban di suatu tempat selama sekitar 2 jam," kata Kanitreskrim Polsek Kuta Utara Iptu I Made Purwantara menambahkan. Setelah itu korban dan saksi dilepas. Akibat kejadian tersebut korban menderita luka memar di bagian rahang sebelah kiri dan luka lecet pada lutut sebelah kiri.
“Kasusnya sudah dilaporkan korban. Saat ini masih dalam tahap penyelidikan,” paparnya. (jpnn)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
