Banner v.2

Bupati Ingin 'Radar Kilometer' Jadi Event Nasional

Bupati Ingin 'Radar Kilometer' Jadi Event Nasional

PURWOKERTO - Ajang pecinta gowes itu hadir lagi. Kali ini namanya, Radar Kilometer. Namanya berubah. Tapi marwahnya tetap sama. Merupakan ajang unjuk gigi bagi yang doyan bersepeda. Diselenggarakan oleh Radar Banyumas, even ini merupakan ajang tahunan. Ini jadi yang kedua. Ajang Radar Kilometer banyak mendapat respons positif. Salah satunya dari Bupati Banyumas, Ir H Achmad Husein. Bahkan ia memberikan dua jempol, bagi Radar Banyumas. Bisa membuat event kreatif, meski masih dalam suasana pandemi. "Ini bagus. Teruskan sampai selesai," katanya. Memasuki tahun kedua event Radar Kilometer, sebenarnya bupati berharap event bisa dilakukan secara langsung, tidak virtual. Toh saat ini, tren pandemi sudah mulai melandai. "Sebetulnya tidak usah virtual, tinggal betulan asal prokes dan terbatas itu lebih joss," jelasnya. Itu jadi saran darinya. Misal belum bisa tahun ini, ia berharap tahun depan bisa digelar dengan konsep non virtual. "Tahun depan semoga bisa non virtual," ucapnya. Berkaca pada gelaran sebelumnya, yang sukses diselenggarakan, bupati ingin event ini bisa naik kelas. Biar Banyumas dan Radar makin terkenal. Ia ingin bisa merambah skala nasional. "Kalau bisa eventnya dibuat lebih besar, dan naik tingkat ke event nasional," jelasnya. Radar Kilometer jadi bukti nyata. Pandemi begini, kreativitas tak boleh mati. Tapi ia punya pesan, protokol kesehatan harus tetap ditaati. "Disiplin prokes tetap jadi harga mati," ucapnya. Karena ini kompetisi, bupati berikan beberapa wejangan bagi para peserta. Pertama harus hati-hati. Jangan sampai menabrak pohon atau orang. Kedua siapkan logistik. Ini menurut bupati sangat penting. Kalau bisa sudah disiapkan dari rumah. Agar lebih higienis dan ekonomis. "Sangu pisang emas, madu dan doa," ucapnya. Ketiga, juga tidak kalah penting. Ajang ini bisa sekalian jadi sarana, menyegarkan badan dan pikiran. Jadi dibawa 'enjoy' saja. "Tidak perlu cepat-cepatan. Nikmati saja acara ini," paparnya. https://radarbanyumas.co.id/daftar-radar-kilometer-gratis-hadiah-capai-rp-10-juta-best-foto-competition-buka-peluang-baru/ Di ajang ini, peserta bebas memilih rute dan kapan mau bersepeda. Yang penting angka kilometernya terus membengkak. Jarak itu bakal tercatat di aplikasi strava. Ini juga yang jadi salah satu poin penilaian dari juri. Bagi yang gemar swafoto, tahun ini ada kategori spot foto. Kilometer tak jadi soal. Karena memang diperuntukkan bagi yang doyan pose dan mengabadikannya. Fotonya tentu dengan sepeda kesayangan. Dan tempat-tempat yang indah dan ikonik. Untuk pendaftaran dibuka 1 Desember nanti. Waktunya dua Minggu. Jadi jangan berlama-lama. Segera mendaftar. Pendaftarannya sendiri gratis. Bahkan jika jadi yang terbaik peserta bisa bawa pulang hadiah hingga lebih dari Rp 10 juta. Itu untuk beberapa kategori. (aam)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: