Banner v.2

Pamit ke Hutan, Kakek Karsono Tak Kunjung Pulang

Pamit ke Hutan, Kakek Karsono Tak Kunjung Pulang

Tim SAR melakukan pencarian seorang warga yang pergi ke hutan di Karanggayam--

KEBUMEN - Seorang pria lanjut usia warga Desa Gunungsari, Kecamatan Karanggayam, membuat panik keluarga dan warga setempat. Pasalnya, setelah pamit pergi ke hutan, pria bernama Karsono (70) tersebut tak kunjung kembali ke rumah.

Bako Humas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen, Heri Purwoto, menyampaikan bahwa kejadian berawal saat Karsono pergi menuju hutan di wilayah Dukuh Gentol, Desa Giritirto, Kecamatan Karanggayam pada Sabtu (14/3).

"Saat itu, ia mencari pohon "hata" yang akan digunakan sebagai bahan membuat ceting," ujar Heri, Senin (16/3).

Dari kesaksian seorang warga, sekitar pukul 13.00 WIB, korban sempat bertemu dengan seorang warga bernama Bolot di pinggiran hutan. Keduanya sempat berbincang dan minum kopi bersama sebelum korban kembali melanjutkan perjalanan mencari hata seorang diri ke dalam hutan.

BACA JUGA:Pengamanan Arus Mudik di Kebumen Dipastikan Siap

BACA JUGA:Bupati Salurkan Bantuan kepada 300 Warga

Namun hingga malam hari korban belum kembali ke rumah. Pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat desa yang selanjutnya diteruskan kepada pihak kepolisian dan BPBD Kebumen.

Pada Minggu (15/3), pencarian besar-besaran dilakukan. Tim pencari yang terdiri dari Basarnas, BPBD Kebumen, Koramil Karanggayam, Polsek Karanggayam, RAPI Kebumen, pemerintah desa, keluarga korban, serta warga setempat melakukan pencarian dan penyisiran di area hutan.

"Sekitar pukul 09.00 WIB, korban akhirnya ditemukan di tengah hutan dengan jarak sekitar dua kilometer dari titik awal keberangkatan. Saat ditemukan, korban dalam kondisi selamat dan masih dapat diajak berkomunikasi," ujar Heri lagi.

Selanjutnya korban dievakuasi oleh tim SAR gabungan untuk dibawa kembali ke rumahnya. Kepulangannya disambut lega keluarga dan kerabat. "Dengan ditemukannya korban dalam kondisi selamat, operasi pencarian resmi dinyatakan selesai," ungkap Heri. (cah)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: