Buka Bersama Berujung Bencana Rumah Makan Roboh, Tiga Luka
Sebuah rumah makan di Desa Tlogopragoto, Kecamatan Mirit roboh akibat cuaca ekstrem --
KEBUMEN- Hujan deras disertai angin kencang memicu bencana di Kabupaten Kebumen. Akibat diterjang cuaca ekstrem, sebuah bangunan lantai dua rumah makan di Desa Tlogopragoto, Kecamatan Mirit, roboh.
Tiga orang pengunjung dilaporkan mengalami luka dan harus mendapatkan perawatan medis dalam peristiwa tersebut.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menyampaikan, peristiwa tersebut terjadi pada Senin (2/3). Berawal saat para korban tengah menggelar buka bersama sejak pukul 16.30 WIB.
Saat hujan deras dan angin kencang datang, sebagian pengunjung turun ke lantai satu. Tiba-tiba, lantai dua roboh. Tiga korban yang maih bertahan di lantai dua pun menjadi korban.
Tiga korban masing-masing Yulaikha (38) warga Patukrejo, Kecamatan Bonorowo, yang mengalami cedera kepala dan dirujuk ke PKU Muhammadiyah Gombong.
Berikutnya Witani Setyaningsih (47) warga Sitibentar, Kecamatan Mirit, mengalami patah tangan kanan dan dirujuk ke RSUD dr. Soedirman Kebumen. Sementara Nurlela (37) warga Lembupurwo, Kecamatan Mirit, mengalami luka di bagian kepala dan wajah, mendapatkan perawatan di Puskesmas Mirit dan diizinkan pulang.
Kapolsek Mirit IPTU Purwito bersama personel Polsek Mirit mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan warga. Petugas melakukan pendataan saksi, mengevakuasi korban, serta membantu membawa korban ke fasilitas kesehatan terdekat.
Bangunan rumah makan tersebut berdampingan dengan kandang ayam. Saat roboh, material juga menimpa gudang pakan ternak yang berada di sampingnya.
"Dari hasil penyelidikan, peristiwa tersebut murni akibat faktor cuaca ekstrem juga rapuhnya bangunan. Kami mengimbau pemilik bangunan, untuk memastikan kekuatan struktur, terlebih saat cuaca ekstrem melanda. Keselamatan pengunjung harus menjadi prioritas,” ujar AKBP Putu. (cah)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
