Akhisya Juara Lomba Dongeng Ngapak
Akhisya Restianti berhasil meraih juara dalam Lomba Ndongeng Ngapak yang digelar Kampus UMNU Kebumen, baru-baru ini. Dalam ajang yang diikuti 30 peserta itu, Akhisya Restianti berhasil meraih juara 2.--
KEBUMEN- Akhisya Restianti berhasil meraih juara dalam Lomba Ndongeng Ngapak yang digelar Kampus UMNU Kebumen, baru-baru ini. Dalam ajang yang diikuti 30 peserta itu, Akhisya Restianti berhasil meraih juara 2.
Akhisya, yang masih duduk di kelas X MAN 2 Kebumen tersebutt mengaku bangga dengan prestasinya tersebut. Terlebih ini kali pertama ia mengikuti lomba dalam bahasa Jawa.
"Saya sebelumnya belum pernah terjun ke Bahasa Jawa, terus ditunjuk oleh Pak Makrus, terus berani mencoba dulu. Mungkin sekarang sudah ada rasa ketertarikan," tutur Akhisya, Sabtu (21/2).
Dalam lomba kemarin, Akhisya menyampaikan dongeng karyanya sendiri yang ia beri judul 'Kisahe Inyong'. Akhisya mengungkap, cerita ini mengisahkan tentang anak SMP yang baru saja lulus sekolah. Namun, ia tidak mau melanjutkan sekolah. Sang anak kemudian mendapat nasihat dari ibunya hingga kemudian mau melanjutkan pendidikan.
BACA JUGA:Antisipasi Balap Liar, Polres Kebumen Patroli Sahur
BACA JUGA:1.000 Warga Ikuti Masak Besar dan Buka Puasa Bersama TMMD di Karanggayam
"Intinya dongengnya itu berisi nilai positif, apalagi di era seperti ini, anak zaman sekarang itu kalau tiktokan ya kalau gak misal velocityan, terus joged-joges , padahal banyak konten yang lebih positif," ujar Akhisya.
Setelah kejuaraan ini, Akhisya berharap agar bahasa Jawa semakin populer. Pihaknya akan terus berusaha menekuni Bahasa Jawa, khususnya dalam dongeng dan geguritan.
Terpisah, Muhammad Makrus Hidayatulloh SPd mengaku sangat mengapresiasi capaian Akhisya Restianti. Prestasi tersebut merupakan hasil kerja keras. "Kalau ndak salah 3x latihan, atau lebih. Upaya yang saya berikan, untuk lebih fokus dan mendalami peran dan karakter tokoh," tuturnya.
Makrus terus berharap agar dongeng dan segala hal terkait Bahasa Jawa bisa terus berkembang. Terlebih saat ini minat anak muda terhadap Bahasa Jawa semakin menurun. (cah)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
