Bupati dan Kemenag Perkuat Sinergi Lewat Tarhim
Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, melaksanakan ibadah salat Tarawih berjamaah di Aula Kantor Kementerian Agama Kebumen, Jumat (20/2).--
KEBUMEN - Bupati Kebumen Lilis Nuryani mengawali rangkaian kegiatan Tarawih dan Silaturahim (Tarhim) Ramadan dengan melaksanakan salat Tarawih berjamaah di Aula Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kebumen, Jumat (20/2) malam.
Salat Tarawih sebanyak 23 rakaat tersebut diikuti jajaran pejabat dan pegawai di lingkungan Kankemenag Kebumen. Hadir mendampingi bupati antara lain mantan Bupati Kebumen Ir Mohammad Yahya Fuad SE, Sekretaris Daerah, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), para asisten dan staf ahli, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta Kasdim 0709/Kebumen.
Bupati Lilis menyebut kegiatan tarhim pertama Ramadan tahun ini terasa istimewa karena dilaksanakan bersama instansi yang memiliki peran dalam menjaga kerukunan umat beragama.
"Alhamdulillah, malam ini kita bisa melaksanakan Tarawih Silaturahim. Ini adalah tarhim pertama kita di Bulan Ramadan tahun ini. Terasa istimewa karena diawali bersama keluarga besar Kementerian Agama," ujar Bupati.
BACA JUGA:Pemuda Bakar Rumah Orangtuanya di Pujotirto Kebumen
BACA JUGA:Program Gentengisasi Buka Peluang Pengusaha
Lilis juga menyampaikan bahwa dirinya mengikuti salat Tarawih hingga 23 rakaat bersama para jamaah.
“"Tadi saya ikut 23 rakaat bersama bapak dan ibu sekalian. Biasanya saya 11 rakaat, tapi malam ini istimewa, saya ikut penuh hingga 23 rakaat,"” katanya.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Kebumen dan Kemenag merupakan mitra strategis dalam pelayanan masyarakat, termasuk di bidang pendidikan madrasah dan pembinaan kerukunan umat beragama. Ia berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus diperkuat guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Sementara itu, Kepala Kankemenag Kebumen Anif Sholikin menyampaikan apresiasi atas kunjungan bupati dan jajaran pemerintah daerah. Ia juga memaparkan bahwa saat ini Kankemenag Kebumen memiliki sekitar 1.300 aparatur sipil negara (ASN), baik pegawai negeri sipil (PNS) maupun pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
“Kami juga mengelola sekitar 45.000 siswa madrasah, baik negeri maupun swasta,” ujar Anif.
Ia menegaskan komitmen Kemenag untuk mendukung program pemerintah daerah serta terus bersinergi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. (mam)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
